JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqoddas mendatangi KPK pada pukul 09.50 WIB. Maksud dan tujuan kedatangannya adalah untuk bersilaturahim dengan empat unsur pimpinan KPK yang lain. "Kedatangan ini mau silaturahim. Kulo nuwun (datang permisi)," ucap Busyro, Kamis (2/12/2010), sebelum memasuki Gedung KPK di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta.
Ketika ditanya apakah maksud kedatangannya untuk membahas sejumlah kasus, Busyro menampiknya. Ia menegaskan bahwa pertemuan ini murni untuk silaturahim dan belum ada pembicaraan tentang penyelesaian kasus-kasus yang akan diprioritaskan, termasuk soal kasus Gayus Halomoan Tambunan. "Kulo nuwun dululah, saya kan orang baru. Untuk penyelesaian kasus ,saya harus mapping dulu," ungkap Busyro kepada para wartawan.
Di dalam mapping tersebut, lanjut Busyro, dirinya tidak hanya melakukannya untuk kasus-kasus tertentu. "Kasus lain nanti ditakar dulu dari bukti-bukti yang ada. Jelas patokannya," ungkap Busyro.
Busyro terpilih melalui voting di Rapat Paripurna DPR pada Kamis (25/11/2010). Ia mengalahkan calon unsur pimpinan KPK lainnya, yakni Bambang Widjajanto. Pada tahap kedua, Busyro yang merupakan mantan Ketua Komisi Yudisial ini kemudian terpilih lagi melalui sistem voting sebagai Ketua KPK mengalahkan empat unsur pimpinan KPK, yakni Bibit Samad Riyanto, Chandra M Hamzah, M Jasin, dan Haryono Umar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang