Anak krakatau

Tinggi Asap Anak Krakatau 1.000 Meter

Kompas.com - 02/12/2010, 16:22 WIB

CINANGKA, KOMPAS.com — Ketinggian asap Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda sepanjang hari Rabu mencapai 1.000 meter dan mengarah ke utara atau Lampung.

"Ketinggian asap Gunung Anak Krakatau (GAK) terlihat sangat jelas, sekitar 200 sampai 1.000 meter, berwarna putih kehitam-hitaman," kata Kepala Pos Pemantau GAK di Desa Pasauran, Cinangka, Serang, Banten, Anton S Pambudi, Kamis (2/12/2010).

Asap yang dapat mencapai ketinggian 1.000 meter itu membawa abu vulkanik dan material lainnya. "Asapnya masih mengarah ke Lampung membawa material seperti debu," ujarnya.

Adapun kegempaan GAK saat ini, menurut Anton, tidak bisa terpantau selama 24 jam karena salah satu komponen alat penangkap gempa yang menggunakan panel solar tidak berfungsi.

"Kami hanya bisa memantau kegempaan GAK selama 10 jam, selebihnya tidak terekam," katanya.

Gempa terjadi pada hari Rabu sejak pukul 07.16 hingga 17.24 WIB sebanyak 417 kali. "Kalau dijumlahkan selama 24 jam, masih sama dan fluktuatif antara 600 dan 700 kegempaan," katanya.

Total kegempaan 417 kali, yang secara rinci terbagi menjadi letusan 59 kali, vulkanik dalam (VA) 19 kali, vulkanik dangkal (VB) 120 kali, tremor letusan 64 kali, tremor harmonik 7 kali, dan embusan 148 kali.

"Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih menetapkan GAK pada level II atau Waspada," ujarnya.

PVMBG juga masih merekomendasikan dan melarang warga atau turis untuk mendekat pada radius dua kilometer.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau