JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Irjen Sutarman menyatakan, Jumat pagi tadi, jajarannya menggerebek sebuah kantor di Jakarta Utara yang kedapatan menyimpan bahan peledak jenis TNT (trinitro toluena), detonator aktif, dan berbagai senjata api.
Sejauh ini, polisi belum bisa mengaitkan temuan itu dengan jaringan teroris. "Tapi kami pastikan itu ilegal karena bahan peledak itu harus ada izin dan pengawasan" kata Sutarman, Jumat (3/12/2010) siang.
Lokasi tersebut merupakan sebuah kantor PT Philia Mandiri Sejahtera yang beralamat di Jalan Walang Permai RT 01 RW 12, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Di kantor itu tersimpan bahan peledak jenis TNT dan detonator aktif. "TNT dan detonator sekarang masih dalam penyelidikan dan sekarang kondisinya masih aktif," kata Sutarman.
Selain TNT dan detonator aktif dalam penggerebekan yang dilakukan dini hari tadi, polisi juga menemukan senjata api jenis CIS kaliber 22 dan 12 senapan mainan airsoft gun.
Dari penggerebekan ini, polisi mengamankan empat orang yang berada di dalam kantor. Polisi kemudian menyelidiki rumah pemilik kantor di Jalan Muncang Dalam Blok K RT 04 RW 13 Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang