JAKARTA, KOMPAS.com — Petinju Indonesia pemegang sabuk juara dunia kelas bulu (57,16 kg) WBA, Chris John, menyatakan tidak menargetkan kemenangan KO melawan penantangnya dari Argentina, Fernando Saucedo, pada pertarungan 12 ronde, Minggu (5/12/2010). Pertarungan ini akan berlangsung di Stadion Tenis Tertutup Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
"Saya tidak menargetkan kemenangan KO. Namun, kalau kesempatan itu ada, akan saya manfaatkan semaksimal mungkin," kata Chris John, seusai acara pemeriksaan kesehatan di Kantor Menpora, Jakarta, Jumat (3/12/2010).
Chris John datang mengenakan kaus dan celana panjang latihan warna merah tanpa didampingi pelatih sekaligus manajernya dari Australia, Craig Christian. Dia hanya didampingi wakil manajernya, Tony Priatna.
Dalam menghadapi pertandingan melawan Saucedo kali ini, Chris John mengatakan persiapannya cukup matang. Dia berharap, apa yang dipersiapkan dengan baik tersebut dapat ditampilkan saat duel.
Pertandingan Chris John melawan Saucedo menurut rencana akan disiarkan langsung oleh stasiun televisi RCTI mulai pukul 20.30 WIB. Pertandingan ini merupakan kelanjutan dari pertandingan kedua petinju yang batal dilaksanakan di Pacific Place Hotel Ritz Carlton, Jakarta, 26 Juli lalu.
Waktu itu pertandingan batal karena Chris John mengalami cedera pada tulang rusuk. Saat itu pertandingan dipromotori mantan Ketua Badan Intelejen Nasional AM Hendropriyono. Kali ini promotornya bukan lagi Hendropriyono, melainkan Raja Sapta Oktohari.
Raja merupakan "pemain baru" dalam bisnis tinju profesional. Dia merupakan putra tokoh politik dan pengusaha asal Kalimantan, Oesman Sapta.
Chris John terakhir tampil di Las Vegas, AS, pada September 2009, melawan petinju AS, Rocky Juarez. Pada pertarungan itu, Chris John membukukan kemenangan angka. Rekor Chris John sekarang 43 kali menang (22 kali dengan KO), 2 kali seri, dan belum pernah kalah.
Sementara itu, Saucedo telah 38 kali menang (1 kali dengan KO), 4 kali kalah, dan 3 kali seri. Sayangnya, Saucedo tidak dapat dimintai komentar karena dia tidak dapat berbahasa Inggris.
"Maaf saya tidak dapat berbahasa Inggris," kata Saucedo sambil tersenyum.
Ketika diminta berpose untuk difoto oleh para wartawan, Saucedo menunjukkan bagian lengan atasnya yang kekar sambil terus tersenyum. Dia terlihat sangat rileks.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang