Papan Tulis jadi Back Panel Dapur, Kreatif!

Kompas.com - 04/12/2010, 11:33 WIB

KOMPAS.com - Apa yang terlintas di benak, saat akan memilih back panel  dapur? Keramik, mosaik, dinding bercat anti noda, sudah? Kali ini ada material baru, yang mungkin sebelumnya tak pernah terpikir oleh Anda.

Dimana biasanya Anda menemukan papan tulis, sebagian besar akan menjawab di ruang kelas. Kali ini Anda akan menemukannya di dapur. Sebuah ide menarik melapisi dinding back panel  kitchen set  di dapur dengan papan tulis. Idenya kreatif dan bermanfaat.

Bukan cuma buat melindungi dinding dari cipratan minyak atau kotoran, Anda juga bisa menuliskan berbagai hal di sana. Sangat efektif buat Anda yang sedikit pelupa. Misalnya, menuliskan daftar bumbu yang perlu Anda beli di supermarket, resep masakan, atau membuat daftar menu seminggu, pasti seru!

Satu hal yang perlu diperhatikan untuk dapur yang satu ini, bubuk kapurnya. Rajin-rajinlah membersihkan top table  di bawah dinding papan tulis, pastikan bubuk kapurnya tidak terbang dan masuk ke makanan.

Tidak harus menirunya persis sama, pastinya Anda bebas memodifikasi. Mengganti papan tulis kapur (blackboard ) dengan papan tulis spidol (whiteboard ), boleh juga. Tapi ya  itu tadi, pastikan bubuk atau serbuk bekas menghapus spidol, tidak mengotori makanan atau piranti dapur yang akan digunakan untuk memasak. Selamat berkreasi! (Anissa Q. Aini/iDEA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau