Piala aff

Timnas Menang, Dagangan Lancar

Kompas.com - 04/12/2010, 22:10 WIB

KOMPAS.com — Harapan agar tim nasional Indonesia memenangi setiap pertandingan dalam laga Piala AFF juga datang dari para pedagang yang berjualan kaus timnas Indonesia di kawasan Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (4/12/2010).

Hal itu seperti yang diungkapkan Rian (33), salah seorang pedagang asal Padang, Sumatera Barat. Bersama rekannya, Rian menggabungkan modal usaha untuk membeli kaus timnas untuk dijual lagi selama babak penyisihan Grup A Piala AFF.

"Ya, berharap Indonesia menang terus biar dagangan lancar," kata Rian.

Bagi Rian yang sudah menjalani usaha ini selama 12 tahun, kemenangan timnas tentu mendatangkan keuntungan karena banyak suporter yang menonton pertandingan di stadion akan membeli dagangannya.

Hal serupa pun dituturkan oleh Apih (55). Pria yang sudah delapan tahun berdagang kaus ini berharap Indonesia bisa memenangi pertandingan.

"Kalo tuan rumah kalah, langsung aja saya beresin dagangan, pasti sepi," kata Apih.

Para pedagang kaus timnas ini hanya meraup sedikit keuntungan. Harga kaus yang mereka jual antara Rp 20.000 dan Rp 40.000. "Untungnya cukuplah buat makan," tutur Apih.

Walaupun begitu, harapan Rian dan Apih akan kemenangan timnas Indonesia bukan sekadar agar dagangan mereka laku. Rian ingin Indonesia mendapatkan gelar pada tahun ini. Dia pun mengaku mengidolakan Bambang Pamungkas.

Dalam pertandingan penyisihan Grup A Piala AFF, Indonesia kembali memetik kemenangan setelah mencetak enam gol ke gawang Laos tanpa balas, Sabtu (4/12/2010) malam. Indonesia masih menyisakan satu pertandingan lagi melawan Thailand yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa (7/12/2010).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau