JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallaranggeng, mengaku terkejut dengan hasil pertandingan singkat Daud "Cino" Yordan melawan petinju Argentina, Damian David Machiano. Petinju berusia 23 tahun ini hanya membutuhkan waktu 19 detik di ronde pertama untuk menang lewat hook kiri yang mengarah ke rusuk kiri Machiano.
Ditemui selepas pertandingan di Stadion Tenis Terbuka, Senayan, Jakarta, Minggu (5/12/2010), Andi mengaku tidak sempat menyaksikan detik-detik kemenangan Daud karena datang terlambat.
"Terlalu cepat, saya datang terlambat jadi tidak bisa melihat tapi tidak apa. Lebih cepat lebih baik," ungkapnya.
Meski demikian Ia merasa bangga Daud mampu membukukan kemenangan sekaligus merebut gelar WBO Asia-Pasifik Champion. "Saya bangga dan kita berharap kita bisa punya dua juara dunia tinju dari Indonesia," tandasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang