Pantai gading

Militer Buka Kembali Perbatasan

Kompas.com - 06/12/2010, 06:51 WIB
ABIDJAN, KOMPAS.com - Militer Pantai Gading akan membuka kembali perbatasan darat, laut, dan udara mulai Senin (6/12/2010) setelah ditutup pada saat terjadi ketegangan menunggu hasil pemilihan presiden. "Perbatasan-perbatasan darat, bandara-bandara, jalur darat dan pelabuhan-pelabuhan dibuka lagi demi peredaran masyarakat dan barang,"  kata juru bicara militer Kolonel Babri Gohourou.
   
Dia menambahkan bahwa kebijakan itu  mulai berlaku sejak Senin pukul 06:00 waktu setempat.
   
Dalam perkembangan terakhir, pesaing Laurent Gbagbo dalam pemilihan presiden Pantai Gading, Alassane Ouattara, mengumumkan pembentukan pemerintah baru pada Minggu, di bawah perdana menteri mantan pemberontak Guillaume Soro.
   
Juru bicara Soro, Sindou Meite, membacakan kepada wartawan daftar 13 menteri pemerintah, yang semuanya sekutu Alassane Ouattara.
   
Sebelumnya, Gbagbo juga mendeklarasikan dirinya sebagai presiden setelah pemilihan umum yang dipersoalkan itu.
   
Urutan teratas dalam daftar itu adalah Soro, yang merangkap jabatan sebagai perdana menteri dan menteri pertahanan. "Dekrit ini mengesampingkan langkah-langkah terdahulu," kata Meite, yang membaca deklarasi tersebut.
   
Pada Sabtu, Soro mengakui Ouattara sebagai presiden dan menawarkan kepadanya pengunduran dirinya. Tetapi kemudian dia diangkat menjadi perdana menteri berdasarkan sebuah perjanjian perdamaian yang ditandatangani pada 2007, lima tahun setelah negaranya pecah menjadi dua akibat konflik setelah upaya kudeta gagal terhadap Gbagbo.
   
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau