Honda Sepeda Motor Pastikan Peringkat 1 Tahun Ini!

Kompas.com - 06/12/2010, 08:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Persaingan dua merek sepeda motor yang menguasai pasar Indonesia—Honda dan Yamaha—kini sudah bisa dipastikan akan dimenangkan oleh Honda. Kesimpulan dibuat berdasarkan data yang diperoleh Kompas.com bahwa Honda telah berhasil memperoleh penjualan domestik 3.200.533 unit selama sebelas bulan pertama tahun ini. Adapun penjualan Yamaha 3.078.272 unit.

Dengan hitungan tahun yang hanya tinggal bulan ini, perbedaan penjualan mereka sekitar 200.000 unit. Dengan angka yang cukup besar tersebut, kecil sekali kesempatan bagi Yamaha untuk bisa melangkahi Honda. Pada tahun ini, Yamaha beberapa kali sempat unggul dari Honda, yaitu Januari, Februari, April, dan Juni. Sisanya, Honda lebih sering unggul.

Dyonisius Beti, Presiden Direktur PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) beberapa waktu lalu mengatakan, tujuan utama Yamaha di Indonesia tidak semata-mata mengejar volume pasar. "Kapasitas produksi kami masih jauh dari pimpinan pasar (Honda). Tujuannya adalah kepuasan pelanggan. Dengan stratergi seperti itu, pangsa pasar akan datang dengan sendirinya," ungkap Dyon.

Sementara itu, Johannes Loman, Executive Vice President Director PT Astra Honda Motor (AHM), berkomentar, "Persaingan justru membuat perusahaan jauh lebih sehat. Jangan seolah-olah ada yang mengadu. Kami sama-sama membesarkan pasar sepeda motor domestik Indonesia."

November: Turun
Sementara itu, penjualan domestik empat merek teratas (Honda, Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki) pada November melemah 6 persen, dari 698.385 unit pada bulan sebelumnya, menjadi 652.966 unit. Komposisinya: Honda 306.113 unit, Yamaha 295.731, Suzuki 43.271 unit, dan Kawasaki 7.851 unit.

Adapun penjualan dua merek anggota AISI, TVS dan Kanzen, masih di bawah 1 persen. Penurunan penjualan, menurut Paulus Sugih Firmanto selaku General Manager Promotion and Motorsport YMKI, terjadi karena pasca-Lebaran dan cuaca. "Cuaca yang tidak baik mempengaruhi panen dan mempengaruhi di daerah," imbuhnya.

Penjualan  November 2010 (unit)
Honda        :  306.113
Yamaha     :   295.731
Suzuki        :    43.271
Kawasaki  :       7.851
Total         :   652.966

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau