JAKARTA, KOMPAS.com - Sedikitnya 270 orang mantan pecandu narkoba dari 15 negara di Asia hari ini berkumpul di Jakarta. Mantan pecandu itu berkumpul guna memperingati hari kebebasan mereka dari pengaruh obat-obatan terlarang.
Kegiatan simposium pemulihan akibat penyalahgunaan narkoba tersebut merupakan agenda rutin Colombo Plan yang difasilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN).
Kepala BNN Gories Mere mengatakan, upaya terapi dan rehabilitasi yang menyeluruh bagi para pecandu salah satunya adalah dengan melibatkan langsung para mantan junkies (pecandu) dalam berbagai program dan kegiatan yang dapat memberikan dukungan bagi proses pemulihan.
"Penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan upaya terapi dan rehabilitasi yang komprehensif dalam proses pemulihan pecandu," ujar Gories di Hotel Grand Mahakam, Jakarta, Senin (6/12/2010).
BNN mencatat, saat ini hampir 200 juta orang di seluruh dunia menggunakan obat-obatan terlarang seperti kokain, ganja, halusinogen, opiat, dan zat sedatif hipnotik. Dari jumlah tersebut, mayoritas mereka tercatat juga sebagai pecandu alkohol.
Simposium yang bertemakan "Recovery: Back to Basics" tersebut dihelat untuk menegaskan bahwa kecanduan terhadap narkoba merupakan penyakit yang dapat diobati. Tak hanya itu, persoalan pemulihan bagi para pecandu narkoba merupakan hal yang sangat memungkinkan untuk terjadi. (Alie Usman)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang