Hero dan Honda "Bercerai"

Kompas.com - 06/12/2010, 13:52 WIB

MUMBAI, KOMPAS.com — Setelah membina kerja sama dua setengah dekade (sejak 1984), akhirnya Hero Group rela berpisah dengan Honda Motor Company atau HMC. HMC memenuhi permintaan mitranya itu dengan melepas 26 persen saham perusahaan ke pasar senilai 1,2 miliar dollar AS (Rp 10,8 triliun).

HMC akan melepas seluruh sahamnya di Thailand pada Maret 2011 dan mulai sepenuhnya mengontrol bisnis produsen berlogo sayap mengepak itu di Negeri Sari di bawah operasional Honda Motorcycle & Scooter India Private.

Kerja sama Hero Honda akan menemui ujung pada 2014, dilanjutkan dengan akhir dari dukungan teknik perusahaan. Sampai kini, pihak Toyota tengah membulatkan suara dari seluruh direksi di kedua belah pihak.

Dari negosiasi tersebut, terdapat kabar bahwa Honda akan menjual sahamnya dengan harga di bawah harga normal alias diskon dengan kompensasi menaikkan royalti kepada prinsipal di Jepang. Nah, situasi ini kemudian memperoleh sejumlah tanggapan kontra terhadap rencana itu.

Sampai kini, Hero Honda masih menjadi produsen sepeda motor terbesar di India, dikuti produsen lokal, Bajaj Auto dan TVS Motor.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau