Motogp

Burgess: Honda Pesaing Paling Serius

Kompas.com - 07/12/2010, 21:36 WIB

KOMPAS.com — Jerry Burgess menegaskan, Honda bakal jadi penantang paling serius bagi Valentino Rossi dalam debutnya bersama Ducati untuk menyabet gelar juara dunia MotoGP 2011. Bos mekanik "The Doctor" tersebut mengatakan, skuad Honda sekarang sangat menakutkan.

Saat ini, pria Australia tersebut sudah berada di Bologna, markas Ducati. Dia bertemu dengan manajemen tim "Merah" itu untuk mengeset motor yang akan digunakan Rossi saat tes pra-musim di Sepang pada awal Februari nanti. Burgess yakin, line Honda sekarang merupakan yang terbaik di era 800 cc.

Sejak 2006, Honda tak pernah lagi mengenyam gelar juara dunia kelas paling bergengsi ini. Bahkan, pabrikan Jepang tersebut juga jarang menjadi pesaing terberat untuk mengejar titel sejak ada aturan motor berkapasitas 800 cc pada 2007.

Namun, musim depan, Honda punya pebalap-pebalap hebat. Selain ada Casey Stoner dan Dani Pedrosa yang tampil bersama tim pabrikan, masih ada duo Italia, Andrea Dovizioso dan Marco Simoncelli, yang tampil bersama tim satelit dengan mesin RC212V.

"Kami tahu Casey adalah pebalap yang cepat dan Honda merupakan motor yang bagus. Itu memberikan tekanan kepada Dani," ujar Burgess kepada MCN.

"Saya tahu Honda sedang bergairah dan semua orang bisa melihatnya dari orang-orang yang direkrut, tidak hanya para pebalapnya. Saya kira, semua orang selain Yamaha pasti berharap ada sebuah perubahan pada musim depan."

Burgess yakin, Rossi meninggalkan Yamaha dalam kondisi yang bagus dan tetap menjadi pesaing terberat pada 2011. Musim depan, pabrikan Jepang ini mengincar gelar keempat secara beruntun untuk menguasai MotoGP.

Memang, sejak 2008, Yamaha mendominasi karena mereka menyapu semua gelar, baik pebalap, tim, maupun konstruktor. Pada musim mendatang, mereka tetap memiliki skuad yang tangguh. Meskipun Rossi tak ada lagi karena hengkang ke Ducati, mereka masih memiliki sang juara dunia Jorge Lorenzo dan rookie sensasional dari Amerika Serikat, Ben Spies.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau