Infrastruktur

Skenario Rekayasa Lalu Lintas di Casablanca

Kompas.com - 08/12/2010, 04:25 WIB

Jakarta, Kompas - Pembangunan jalan layang di kawasan Kuningan atau Casablanca di Jakarta Selatan mulai berlangsung. Selasa (7/12), proses pengukuran lahan berlangsung mulai dari jalan layang Karet hingga di depan Mal Ambasador.

Patok-patok kayu terpasang di pembatas jalan. Pagar seng pembatas lokasi proyek dengan ruas jalan yang masih dapat dilalui juga mulai dipasang. Pembangunan jalan layang diprediksi bakal selesai dalam 20 bulan ke depan.

”Kami menyiapkan dua skenario rekayasa lalu lintas agar selama pembangunan tingkat kemacetan tidak semakin parah,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Ery Basworo, Selasa.

Kawasan Casablanca pada hari biasa selalu macet, terutama pada jam-jam masuk dan pulang kantor. Pusat bisnis di Jakarta Selatan ini dilengkapi terowongan, tetapi ternyata kemacetan belum dapat teratasi. Untuk itu, pembangunan jalan layang bertujuan mengurangi 30 persen tingkat kemacetan.

Agar kemacetan di kawasan itu tidak semakin parah, Ery menegaskan tidak ada pengurangan jumlah lajur jalan untuk mobilitas lalu lintas pada siang hari. Sementara pada malam hari, kemungkinan berlaku penutupan satu atau dua lajur jalan.

”Ada tiga lajur di jalan itu dan tetap dipertahankan tetap tiga lajur. Akan tetapi, mungkin ada penyempitan jalan selebar setengah meter untuk keperluan pembangunan,” kata Ery.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan polisi lalu lintas dari Polda Metro Jaya akan turun membantu pelaksanaan teknis rekayasa lalu lintas itu. (NEL)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau