TOKYO, KOMPAS.com - Prius kini menjadi ujung tombak Toyota Motor Corporation (TMC) sejak pertama kali kemunculannya di Jepang pada 1997 silam. Hebatnya, mobil hibrida ini tinggal selangkah lagi mencetak rekor sebagai produk paling banyak terjual dalam setahun di negeri Matahari Terbit itu.
Selama 11 bulan 2010, sudah 297.563 unit Prius terjual di Jepang. Padahal, rekor tertinggi penjualan sebuah model setahun di Jepang masih dipegang oleh Corolla pada 1990, yaitu 300.008 (selama setahun). Jadi, selisih kedua model produk laris Toyota itu tinggal2.445 unit. Untuk Prius kini setiap bulan bisa terjual 20.000 unit.
Hebatnya lagi, Prius akan mencatatkan rekor baru dengan total penjualan mobil di Jepang sekitar 5 juta-an unit (prediksi). Sedangkan saat Corolla menjadi mobil terlaris pada 1990, penjualan di negara tersebut mencapai 7,78 juta unit, atau 36 peren lebih rendah.
Penjualan Prius di pasar global masih terus tumbuh, yaitu dari Januari sampai Oktober 2010 mencapai 36 persen, yaitu 438.270 unit (data terakhir TMC). Di Jepang pada periode yang sama pertumbuhan penjualan Prius mencapai 63 persen. Keberhasilan diperoleh berkat bantuan insentif dari pemerintah untuk mobil ramah lingkungan dan irit bahan bakar.
Sayang di Indonesia harga mobil hibrida masih mahal. Belum ada kebijakan insentif dari pemerintah untuk mendorong konsumen membeli kendaraan yang irit bahan bakar dan ramai lingkungan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang