JAKARTA, KOMPAS.com - Tak puas dengan prestasi perahu naga pada Asian Games XVI 2010, Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) berencana mengoptimalkan nomor-nomor lainnya seperti kanoing dan rowing di ajang SEA Games XXVI . Hal tersebut dilakukan dengan mendatangkan pelatih asing untuk menempa para atlet pelatnas SEA Gaames.
Untuk nomor rowing, pelatih yang akan diimpor berasal dari Belanda, sementara untuk kanoing dari Jerman. Khusus untuk kanoing, metode pelatihannya akan digabung dengan perahu naga karena memiliki teknis dasar yangs serupa.
"Sebenarnya kami ingin melengkapi prestasi perahu naga dengan prestasi di nomor kanoing juga. Untuk nomor kanoing memang atlet Indonesia masih kurang mampu bersaing di wilayah Asia. Selain itu kami juga akan melakukan transfer knowledge antara pelatih asing dan pelatih lokal," ujar Wakil Ketua Umum II PB PODSI, Hari Sidharta di Jakarta, Jumat (10/12/2010).
Akan tetapi, Hari menuturkan, kontrak dengan dua pelatih yang belum mau disebutkan namanya ini belum juga rampung karena terganjal masalah dana.
"Mereka meminta bayaran 3.500 euro per bulan, sedangkan anggaran dari Satlak PRIMA hanya 3.000 dolar. Nah, hal tersebut belum ada kepastian karena masih kami nego sampai saat ini," tandas Hari.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang