Hongkong terbuka super series

Fran/Pia Gagal Ikuti Taufik dan Kindra

Kompas.com - 10/12/2010, 20:54 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Indonesia hanya memiliki harapan untuk meraih dua gelar pada event Hongkong Terbuka Super Series, yaitu dari nomor tunggal putra dan ganda putra. Harapan terakhir dari nomor ganda campuran pupus, setelah Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet, kalah 21-12, 15-21, 16-21 dari unggulan delapan asal Taiwan, Lee Sheng Mu/Chie Yu Chin.

Padahal, dalam duel berdurasi 42 menit di Stadion Queen Elizabeth, Hongkong, Jumat (10/12/10), Fran/Pia mengawalinya dengan sangat bagus. Sayang, inkonsistensi mereka membuat asa untuk menembus semifinal turnamen berhadiah 250.000 dollar AS ini gagal terwujud. Selanjutnya, Lee/Chie akan bertemu unggulan 5 dari China, Zhang Nan/Zhao Yunlei, yang menyingkirkan Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun (Korea).

Dengan demikian, beban untuk merengkuh trofi di Hongkong ini berada di pundak dua wakil yang pernah menghuni Pelatnas Cipayung, Taufik Hidayat dan Markis Kido/Hendra Setiawan (Kindra). Mereka berhasil lolos ke semifinal, setelah melewati hadangan para musuhnya.

Taufik, unggulan ketiga, harus berjuang selama 47 menit untuk meraih tiket semifinal. Melawan pemain Korea Park Sung Hwan, yang mengalahkannya di perempat final Asian Games XVI 2010 akhir November lalu, Taufik menang 23-21, 21-17. Sementara itu Kindra tak memeras keringat untuk lolos, karena lawannya yang merupakan rekan senegara, Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan (unggulan 7) mengundurkan diri akibat demam yang mendera Alvent.

Di semifinal, Sabtu (11/12/10), Taufik unggulan ketujuh Chen Long. Pemain China ini lolos setelah bermain tiga game 17-21, 21-16, 21-19 melawan pemain kualifikasi asal Korea, Lee Hyun Il.

Sedangkan Kindra akan menghadapi salah satu rival terberatnya dari Korea, Jung Jae Sung/Lee Yong Dae. Unggulan ketiga ini maju usai menyingkirkan musuh bebuyutannya dari China, Cai Yun/Fu Haifeng.

China tak terlalu dominan

Tak seperti pada China Terbuka Super Series pekan lalu di mana mereka menyabet empat gelar juara, kali ini para pemain China tak terlalu superior karena banyak wakilnya yang berguguran. Meskipun demikian, "Negeri Tirai Bambu" ini masih tetap membuktikan bahwa mereka masih mendominasi sektor putri.

Ya, China sudah pasti memiliki wakil di final tunggal dan ganda putri, karena terjadi all-Chinese semifinal. Di sektor tunggal terjadi pertarungan antara unggulan pertama Wang Xin vs Wang Shixian (3), yang di final akan bertemu pemenang antara Juliane Schenk (6/Jerman) vs Saina Nehwal (2/India). Sedangkan untuk ganda putri, akan bertarung unggulan lima Pan Pan/Tian Qing vs Wang Xiaoli/Yu Yang, yang di final akan menghadapi pemenang Cheng Wen Hsing/Chien Yu Chin (1/Taiwan) vs Valeria Sorokina/Nina Vislova (3/Rusia).

Untuk sektor ganda campuran, China juga memiliki dua wakil yaitu Zhang Nan/Zhao Yunlei dan Xu Chen/Yu Yang. Zhang/Zhao (unggulan 5), akan bertemu unggulan delapan asal Taiwan Lee Sheng Mu/Chien Yu Chin, untuk memperebutkan tiket ke final, sehingga bisa bertemu pemenang duel Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (6/Denmark) vs Xu/Yu. Ini berarti, China berpeluang menciptakan all-Chinese final untuk sektor ganda campuran.

Namun untuk sektor ganda putra, para pemain China tersapu bersih karena dua ganda yang tampil di perempat final gagal melewati hadangan para musuhnya. Juara dunia Cai Yun/Fu Haifeng menyerah dari rivalnya asal Korea Selatan Jung Jae Sung/Lee Yong Dae, dan Chai Biao/Guo Zhendong ditaklukkan pasangan veteran dari Amerika Serikat, Howard Bach/Tony Gunawan.

Di sektor tunggal putra, China tinggal berharap kepada unggulan ketujuh Chen Long, yang akan menghadapi unggulan ketiga dari Indonesia, Taufik Hidayat. Dua pemain andalannya tak tampil di babak perempat final ini, sehingga memberikan kemenangan tanpa keringat kepada lawan-lawannya.

Chen Jin (unggulan 5) memberikan tiket gratis kepada unggulan utama dari Malaysia Lee Chong Wei, begitu juga dengan Lin Dan (4), yang tidak bisa bertanding, sehingga pemain Vietnam Nguyen Tien Minh (8) juga lolos tanpa bertanding. Selanjutnya, Lee dan Nguyen akan bertarung untuk memperebutkan tiket ke final.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau