Luna: Bakat Tetap Bakat, Prestasi Tetap Prestasi

Kompas.com - 11/12/2010, 13:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Masuknya vokalis Nazriel Irham atau Ariel dalam The 50 Greatest Indonesian Singers versi majalah Rolling Stone Indonesia edisi Desember 2010 membuat setidaknya dua orang dekat Ariel bahagia dan bangga. Mereka adalah Luna Maya, kekasih Ariel, dan pemain keyboard band Ariel yang dulu bernama Peterpan, David Albert Dorvel.

"Senang, senang banget ya, ini bentuk support yang positif," kata David, yang mendampingi Luna setelah mewakili Ariel menerima penghargaan tersebut di kantor redaksi majalah tersebut di Jakarta, Jumat (10/12/2010) malam. "Ya, pastinya (bangga). Walaupun ada di dalam (tahanan), dia tetap diakui sebagai salah satu penyanyi terbaik di Indonesia. Ini bukan prestasi yang biasa. Dari semua penyanyi, mungkin Ariel yang paling muda kali ya. Bangga banget," ucap Luna.

Luna berujar, Ariel masih diperhitungkan dalam industri musik Tanah Air. "Di sini dia membuktikan, walau dikucilkan, walau ada di dalam ruangan yang dingin, dia membuktikan, musisi bahkan dunia musik Indonesia menganggap dia salah satu penyanyi terhebat di Indonesia," katanya. "Suka enggak suka, harus diakui bahwa dia penyanyi terhebat yang pernah kita punya. Namanya bakat tetap bakat, prestasi ya tetap prestasi. Kita harus pisahin itu dari kehidupan pribadi. Bangga ya pastinya, ini juga baik buat Peterpan," lanjutnya.

Menurut David, terdakwa kasus pidana penyebaran video-video seks yang kini mendekam di Rumah Tahanan Klas I Kebon Waru, Bandung, tersebut ingin sekali menerima penghargaannya tanpa diwakili. Namun, karena Ariel kini berstatus tahanan, sebuah puisi yang dikarangnya pun sengaja dibacakan oleh pembawa acara malam itu, Alvin Adam, untuk mewakili isi hati Ariel. "Ya, itu menyampaikan isi hatinya dari dalam. Sebenarnya, dia pengin banget ada di sini, ya kira-kira tergambar-lah perasaannya dari tulisan tadi," tutur David.

Ketika ditanya oleh para peliput kepada siapa Ariel ingin mempersembahkan penghargaan tersebut, Luna menjawab, "Mungkin ini buat suara-suara sumbang di luar sana. Ini buat kalian semua."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau