Riedl: Ayo, Berondong Filipina!

Kompas.com - 11/12/2010, 21:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, berharap Firman Utina dan kawan-kawan mampu mencetak banyak gol saat pertandingan pertama semifinal Piala AFF 2010 melawan Filipina di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (16/12/2010).

"Meski bermain di sini (Jakarta, Red), statusnya tetap laga tandang. Jadi, pemain harus bisa memaksimalkan kondisi itu," kata Riedl seusai latihan di Lapangan PSSI, Jakarta, Sabtu (11/12/2010).

Menurut dia, selaku tamu, Indonesia jelas akan mendapatkan perlawanan yang keras dari Filipina. Untuk itu, pihaknya mengimbau pemain agar bisa tampil lebih agresif guna menciptakan banyak gol.

Dengan mampu menciptakan banyak gol, kata dia, akan memperingan beban saat melakukan pertandingan semifinal kedua yang sesuai jadwal akan digelar pada 19 Desember nanti.

"Saya telah menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi Filipina di pertandingan pertama," katanya, meski tidak menjelaskan dengan detail.

Riedl mengaku, Filipina merupakan kekuatan baru di ajang Piala AFF 2010. Dengan diperkuat sembilan pemain naturalisasi yang kenyang dengan kompetisi di Eropa jelas akan merepotkan perlawanan Irfan Bachdim dan kawan-kawan.

Pada latihan kedua setelah libur, Firman Utina dan kawan-kawan terus digembleng dengan program-program yang telah ditetapkan sesuai dengan hasil pantauan jajaran tim pelatih saat tim lawan bertanding. Kerja sama tim dan penyelesaian akhir terus ditingkatkan. Biasanya saat latihan, para pemain konsentrasi dengan umpan-umpan lambung, tetapi saat ini dikurangi. Pelatih menitikberatkan pada umpan-umpan pendek.

"Pemain Filipina memiliki postur tubuh yang tinggi. Jadi, tidak tepat jika menggunakan umpan lambung," kata asisten pelatih timnas, Wolfgang Pikal.

Khusus untuk striker dan pemain tengah, pelatih asal Austria itu menginstruksikan untuk memperbanyak variasi penyelesaian akhir dengan harapan akan lebih mudah membobol pertahanan lawan. (ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau