Gudang Kantor Pos Balikpapan Terbakar

Kompas.com - 12/12/2010, 02:37 WIB

BALIKPAPAN, Kompas.com - Sabtu (11/12/10) sekitar pukul 09.00 Wita, puluhan karyawan PT Pos Indonesia (Posindo) Balikpapan di Jl Jenderal Sudirman dikejutkan dengan peristiwa kebakaran. Pintu gudang arsip mereka yang terletak tepat bersebelahan dengan kantin Kantor Pos tersebut tiba- tiba mengeluarkan asap tebal. Puluhan karyawan yang sedang bekerja berlarian keluar untuk melihat sumber asap.

Jaini (52), warga Jl Markoni RT 56 yang juga karyawan Posindo mengatakan, saat peristiwa terjadi, dirinya bersama karyawan lain sedang sibuk menyortir surat. Tiba-tiba ada orang berteriak dari arah gudang arsip.

"Ada orang teriak kebakaran. Saya dan teman-teman langsung lari melihat ke luar. Di depan gudang arsip, kami sudah melihat asap tebal keluar dari pintu gudang. Apinya belum kelihatan," ujar Jaini.

Para pekerja ini dengan sigap langsung menghubungi aparat pemadam kebakaran. "Asal api belum diketahui. Tapi kemungkinan dari percikan api arus pendek listrik," ungkap Jaini.

Kapolres Balikpapan AKBP A Rafik didampingi Kasatreskrim AKP Gendut Supriyanto mengatakan masih melakukan pendalaman terhadap penyebab kebakaran di gudang arsip PT Posindo.

"Masih kami dalami. Pastinya tidak ada korban jiwa dari peristiwa kebakaran tersebut," kata Gendut. Dari peristiwa kebakaran tersebut, polisi menyita barang bukti berupa lembaran seng penutup yang terkena api, beberapa kabel dan alat listrik. (sar)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau