Fenomena langit

Saksikan Hujan Meteor Terindah 2010

Kompas.com - 13/12/2010, 12:02 WIB

KOMPAS.com — Hujan meteor terbaik sepanjang tahun 2010 akan terjadi hari ini, mulai dari senja tanggal 13 Desember 2010 hingga fajar tanggal 14 Desember esok hari. Setidaknya begitulah hasil observasi para astronom.

Hujan meteor terbaik tahun 2010 adalah hujan meteor Geminids. Seperti kejadian hujan meteor lainnya, kilauan cahaya meteor akan tampak di atmosfer sebagai akibat masuknya partikel debu ke lapisan atas atmosfer.

Uniknya, menurut penemuan para astronom yang dipublikasikan tahun 1983, hujan meteor Geminids bukan disebabkan oleh partikel debu sisa komet, melainkan sisa-sia asteroid bernama 3200 Pantheon.

Asteroid 3200 Pantheon mengorbit matahari, menyisakan partikel debu di sepanjang orbitnya. Ketika bumi yang sedang berevolusi memasuki wilayah itu, debu memasuki atmosfer bumi, terbakar, dan menghasilkan kemilau cahaya yang memukau.

Saat puncaknya, akan terdapat 60-120 meteor yang akan disaksikan setiap jamnya. Meteor sendiri akan bergerak dengan kecepatan lebih kurang 35 kilometer per detik. Nama hujan meteor Geminids diambil dari nama gugus bintang Gemini.

Bagaimana cara menikmati hujan meteor ini? Persiapan yang paling awal adalah memakai baju hangat, lebih hangat dari yang biasa dipakai sebab Anda mungkin akan berlama-lama di luar ruangan dalam malam yang dingin.

Kedua, buat nyaman diri Anda. Bisa dengan menyediakan kursi telur untuk bersandar atau sofa kesayangan Anda. Biarkan mata Anda menatap seluruh langit dengan leluasa, mungkin tak perlu binokuler agar mata lebih leluasa memandang.

Meteor bisa tampak di sekitar rasi Gemini. Di Indonesia, rasi Gemini terbit di timur sekitar pukul 20.00 dan tenggelam di arah barat sekitar pukul 06.00.

Jika mengamatinya pada dini hari, meteor akan tampak di horizon langit yang rendah, sedangkan pada malam hari akan tampak di bagian atas.

Yang pasti, Anda perlu bersabar dan jeli menantikannya. Sambil menunggu, mungkin bisa sambil berdoa agar permohonan terkabul. Para ilmuwan mengatakan, waktu terbaik menyaksikan hujan meteor ini adalah menjelang fajar.

Berdoa saja semoga malam ini tak mendung sehingga Anda bisa menyaksikan hujan meteor terindah tahun 2010 ini pada dini hari nanti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau