Liburan akhir tahun

Yogyakarta Siapkan Paket Murah

Kompas.com - 14/12/2010, 10:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Yogyakarta, Edwin Ismedi Himna menyatakan, para pelaku bisnis pariwisata di Yogyakarta telah menyiapkan paket wisata murah untuk menarik kunjungan wisatawan pada musim liburan akhir tahun dan liburan sekolah.

"Paket wisata murah ini merupakan bagian dari upaya untuk menarik kunjungan wisatawan ke Yogyakarta dan Jawa Tengah pada musim liburan akhir tahun dan musim liburan sekolah," kata Edwin ketika berbicara dalam travel dialog yang digelar di Balairung Gedung Sapta Pesona Jakarta, Senin (13/12/2010).

Acara travel dialog  yang digelar Java Promo dan difasilitasi Kemenbudpar pada kali ini menjadi momentum yang penting dalam mempercepat recovery pariwisata Yogyakarta dan Jawa Tengah pascaerupsi Merapi. Hadir dalam acara tersebut Sekditjen Kemenbudpar Winarna Sudjas, Ketua Harian Java Promo Yulianto, Pengurus PHRI Semarang Titin, serta para guru, kepala sekolah, dan siswa SMA/SMK di Jakarta.

Menurut Edwin, paket wisata murah ke Yogyakarta dengan biaya Rp 800 ribu untuk tiga hari dua malam, disertai makam, tour, dan antar jemput ke stasiun dan bandara ini menjadi salah satu solusi untuk menarik kunjungan  wisatawan, "Kami berharap wisatawan tetap memilih Yogyakarta sebagai tempat berlibur pada musim liburan natal dan tahun baru serta liburan semesteran sekolah, mendatang," kata Edwin.

Sementara itu Ketua Harian Java Promo, Yulianto merasa optimis pascabencana Merapi, Yogyakarta dan Jawa Tengah tetap menjadi destinasi favorit bagi wisatawan nusantara. "Kita berusaha menarik sebanyak mungkin wisatawan untuk berlibur ke Yogyakarta dan Jawa Tengah pada musim liburan akhir tahun dan liburan sekolah. Pariwisata Yogyakarta dan Jawa Tengah aman dikunjungi wisatawan," kata Yulianto.

Dikatakan, promosi bersama yang dilakukan 10 kabupaten di Jawa Tengah dan 5 kota dan kabupaten di Yogyakarta yang tergabung dalam Java Promo dilakukan di kota-kota besar sebagai sumber wisatawan, termasuk di Jabodetabek yang menjadi sumber wisatawan utama.

Selain mempersiapkan paket wisata murah, Pemerintah Provinsi DIY bersama pelaku industri pariwisata di Yogyakarta juga mempersiapkan paket wisata volcano tour atau lava tour yang menjadi daya tarik kuat bagi wisatawan untuk berkunjung ke Yogyakarta pada liburan tahun ini.

Setdirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenbudpar, Winarno Sudjas menyatakan, kegiatan travel dialog yang diselenggarakan Java Promo setiap menjelang musim liburan sekolah sangat efektif dalam menjalin komunikasi dengan para calon pengguna jasa pariwisata khususnya di kalangan orang tua dan anak sekolah.

"Pada travel dialog kali ini mempunyai arti penting karena menjadi bagian dalam mempercepat recovery pariwisata di Yogyakarta dan Jawa Tengah pascaerupsi Merapi," tambah Winarno.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau