Puting beliung

Tiga Rumah Roboh, Puluhan Lainnya Rusak

Kompas.com - 15/12/2010, 16:27 WIB

LAMONGAN, KOMPAS.com - Angin puting beliung yang menerjang wilayah Lamongan Rabu (15/12/2010) menyebabkan tiga rumah roboh dan puluhan lainnya rusak. Selain itu puluhan pohon tumbang, bahkan ada yang menimpa rumah Dinas Camat Turi. Meskipun tidak ada korban jiwa total nilai kerugian ditaksir Rp 37 juta.

Kepala Bagian Humas Kabupaten Lamongan, Anang Taufiq, menyebutkan, angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Lamongan, Turi, dan Sukodadi. Di Kecamatan Lamongan satu tiang lampu penerangan jalan umum di Jalan Pahlawan, tujuh pohon di Jalan Sunan Drajat, Pah lawan, Ki Sarmidi, dan Simpang Kusuma Bangsa tumbang.

Di Kecamatan Turi angin kencang merobohkan rumah semi permanen ukuran 6 meter X 12 meter milik Ma'ruf (35) warga Dusun Kruwul, Desa Sukoanyar. Pohon tumbang menimpa rumah dinas Camat Turi. Angin juga merobohkan antena Kantor Pengelolaan Data Elektronik.

Di Sukodadi rumah semi permanen milik Kaslan (60) warga Dusun Sumlawang Desa Surobayan serta rumah ukuran 6 m X 1 m milik Keman (62) warga Desa Plumpang roboh. Di Desa Pajangan sebanyak 20 rumah rusak ringan dengan nilai kerugian ditaksir masing-masing Rp 200.000. Sedangkan di Desa Sukolilo tiga pohon tumbang memimpa kabel listrik milik PT PLN.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau