Pelatih Fisik Bergabung

Kompas.com - 16/12/2010, 09:27 WIB

CIMAHI, KOMPAS - Kartono Pramdhan resmi bergabung dengan tim Bandung FC sebagai pelatih fisik di Lapangan Brigif 15/Kujang II, Cimahi, Rabu (15/12). Programnya diharapkan bisa mendongkrak performa fisik pemain menjelang Liga Primer Indonesia yang dimulai 24 hari lagi.

Pada latihan sore, para pemain mendapatkan materi latihan fisik ringan dari Kartono, seperti pere-gangan, variasi berlari dilanjutkan eksekusi ke gawang lawan, serta membangun stamina.

Di sela latihan, dia belum bisa memberikan pendapat subyektif mengenai kondisi fisik pemain karena belum mendapatkan data kemampuan fisik untuk merancang program lebih lanjut. ”Secara umum kondisi fisik pemain cukup bagus,” katanya.

Sebelumnya, Kartono menjabat sebagai pelatih fisik Persib U-21 dalam musim kompetisi 2009-2010. Lulusan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia Bandung itu direncanakan bergabung sejak Bandung FC memulai latihan. Namun, dia baru bisa bergabung setelah mengundurkan diri dari PT Liga Indonesia.

Pelatih kepala Bandung FC Nandar Iskandar mengaku sudah beberapa kali berbicara dengan Kartono sejak timnya bertanding di Semarang, Jawa Tengah, untuk laga pramusim.

Kamis pagi ini para pemain direncanakan menjalani serangkaian tes fisik, seperti tes kebugaran, kecepatan, dan kelincahan. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan menjadi sumber data bagi Kartono dan Nandar untuk menyusun program latihan.

Menurut Nandar, program yang dibawa Kartono tetap dirundingkan dengan pelatih lain. Keberadaan pelatih fisik diharapkan memperkaya program latihan yang sedang dijalankan sehingga hasilnya lebih optimal. Salah satu tujuan pemusatan latihan yang digelar menjelang turnamen LPI dimulai adalah mendongkrak kemampuan fisik pemain.

”Untuk sekarang, kami hanya fokus pada aspek stamina dan kecepatan. Kami tidak memiliki banyak waktu untuk membangun kekuatan pemain,” ujarnya.

Sambut baik

Para pemain Bandung FC menyambut baik kehadiran pelatih fisik dalam latihan mereka. Seperti diungkapkan Yaris Riyadi, dia merasa menu latihan kian bervariasi dan menantang.

Dia yakin, perbedaan usia antara Kartono yang masih 25 tahun dan sebagian pemain yang berusia 30 tahun ke atas tidak bakal menimbulkan masalah.

”Di lapangan, dia menjadi pelatih kami,” katanya sambil berjalan menuju bus pemain.

Dibandingkan dengan sebulan sebelumnya saat para pemain baru menjalani seleksi, permainan Bandung FC jauh lebih baik, terutama pada kontrol bola dan koordinasi tim. Kehadiran Perry N Somah di lini depan, Kim Sang-duk di lini tengah, dan didukung Michael Ndubuisi di lini belakang tidak menyebabkan alur permainan Bandung FC timpang. (eld)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau