Kejuaraan dunia pencak silat ke-14

Pranoto, Naik Kelas Langsung Juara

Kompas.com - 17/12/2010, 18:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bertanding di kelas yang berbeda tidak menghalangi Pranoto untuk mengemas medali emas bagi Indonesia pada Kejuaraan Dunia Pencak Silat ke-14.

Pranoto berhasil menang telak dengan skor 5-0 atas lawannya, Nik Mohd Noor Rashdan asal Malaysia di babak final yang berlangsung di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta, Jumat (17/12/2010).

"Alhamdulilah saya bersyukur dengan persiapan yang hanya lima bulan di Padepokan TMII saya mampu meraih medali emas di kejuaraan dunia," ujarnya selepas pertandingan.

Lebih jauh lagi Pranoto menuturkan, kelas yang biasa diikutinya saat berlatih di IPSI Jawa Timur adalah kelas H (80-85 kg). Namun karena bobot badannya justru melebihi batas kelas H, ia pun diminta sang pelatih, Maryanto untuk naik dua kelas.

"Begitu tiba di Padepokan TMII berat saya naik jadi 90 kg. Jadi saya ikut kelas J (90-95 kg) karena tidak mungkin menurunkan 8 kg dalam waktu lima bulan. Lagipula di kelas H sudah ada kakak saya (Heriyono)," paparnya.

Medali emas ini merupakan prestasi perdana bagi pesilat berusia 22 tahun ini di ajang Internasional. Untuk kedepannya, Pranoto berharap dapat memiliki kesempatan semakin banyak untuk ambil bagian di kejuaraan pencak silat Internasional lainnya.

"Saya berharap bisa dipanggil untuk ikut pelatnas SEA Games 2011," tandasnya. Pranoto merupakan satu dari tiga pesilat putera yang menyumbang medali emas bagi kontingen Indonesia di nomor tarung. Dua pesilat lainnya adalah Dian Kristanto dan Sapto Purnomo. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau