MADIUN, KOMPAS.com - Polres Madiun mulai menyelidiki Bunga, nama samaran, siswi kelas XI jurusan Administrasi Perkantoran, SMK Negeri 2 Madiun yang melahirkan di dalam ruang UKS pada Kamis.
"Kasus ini sudah ditangani Polres Madiun Kota. Poin yang akan kami usut adalah perilaku persetubuhan Bungan dengan kekasihnya hingga melahirkan di sekolah. Polisi sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan pacarnya dan TKP persetubuhan," ujar Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Eko Rudianto, Jumat (17/12/2010).
Kasus ini langsung ditangani oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Madiun Kota, karena Bunga dan E, pacar putri tunggal pasangan Yatimin dan Lasmi ini, masih di bawah umur. Diduga, E menjadi ayah bayi, yang akhirnya meninggal pada Jumat pagi.
"Kasus ini ditangani oleh Unit PPA Polres Madiun Kota, karena dua orang yang terindikasi terlibat masih di bawah umur," tutur Eko.
Jambi, paman Bunga mengatakan, saat ini Bunga dirawat di Puskesmas Banjarejo, Taman, Madiun, akibat melahirkan bayi tanpa pertolongan medis. Namun, ia mengaku belum mengetahui secara pasti kondisinya.
"Mungkin Bunga belum tahu jika anaknya sudah meninggal dunia dan sudah dimakamkan, karena hal tersebut bisa berpengaruh pada kondisi kesehatannya," tutur Jambi.
Jambi menjelaskan, saat ini pihak keluarga besar Bunga masih berusaha mencari E, untuk dimintai pertanggungjawaban.
Keluarga Bunga mengaku sudah mendatangi rumah E, yang merupakan siswa SMA Negeri 1 Nglames, Madiun, namun yang bersangkutan tidak ada di rumah.
"Semalam sudah ada perwakilan keluarga yang datang ke rumah E dan memberitahukan, Bunga telah melahirkan bayi, anak E, tapi sampai saat ini tidak ada satu pun keluarga E yang datang ke rumah," ujar Jambi.
Yang membuat keluarga Bunga semakin geram, E telah menghilang dari Madiun sejak beberapa hari terakhir, bahkan saat dicari ke rumah maupun sekolah, E tidak ditemukan.
Bunga sempat membuat geger para guru dan siswa di SMK Negeri 2 Kota Madiun dengan melahirkan seorang bayi perempuan di ruang UKS.
Sebelumnya, Bunga mengeluh sakit perut ke gurunya seusai mengikuti ujian semester. Oleh gurunya, ia akhirnya disuruh ke ruang UKS untuk berobat hingga akhirnya melahirkan.
Saat ini, Bunga masih dirawat di Puskesmas Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun.
Sementara bayi yang dilahirkan dengan berat badan kurang dari 700 gram itu akhirnya meninggal, setelah sempat dirawat di ruang Ferinatologi RSUD dr Soedono Kota Madiun.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang