Jalur ka

Jalur KA Rangkas-Jakarta Masih Lumpuh

Kompas.com - 19/12/2010, 20:49 WIB

LEBAK, KOMPAS.com - Jalur kereta api (KA) kelas ekonomi jurusan Rangkasbitung-Jakarta masih lumpuh, akibat KA pengangkut batu bara menabrak Bus Komala yang mogok di perlintasan Cikuya Kabupaten Tangerang pada Minggu pukul 08:30 WIB.

"Seluruh perjalanan KA menuju Jakarta dibatalkan karena masih menunggu perbaikan," kata Kepala Stasiun Rangkasbitung Mamat Surahmat di Rangkasbitung, Minggu (19/12/2010).

Perbaikan saat ini masih berlangsung dan menunggu alat berat yang didatangkan dari Balai Yasa Manggarai Jakarta untuk mengangkat bangkai bus yang terjempit gerbong dan tiang listrik.

"Perbaikan memerlukan alat berat karena posisi gerbong dan bus serta tiana listrik sangat sulit sekali," katanya.

Hingga pukul 17.00 WIB alat berat yang didatangkan dari Jakarta belum tiba di lokasi kejadian, dan kemungkinan akan sampai pada malam hari.

"Perbaikan di lokasi kejadian harus hati-hati agar tidak merusak gerbong, bus dan tiang listrik," ujarnya.

Menurut dia, saat ini perjalanan KA hanya sampai dengan Stasiun Tenjo Kabupaten Bogor, tapi pada Senin dipastikan normal kembali, dan KA bisa langsung ke Jakarta.

Petugas Perjalanan Kereta Api (PPKA) Stasiun Rangkasbitung sudah menyampaikan bagi penumpang yang hendak menuju Jakarta diminta naik angkutan bus.

Sebab perbaikan jalur KA menggunakan alat berat dan diperkirakan selesai malam hari.

"Kami memohon maaf kepada penumpang yang tidak bisa kami layani akibat tabrakan KA batu bara dengan bus itu," katanya.

Sementara itu, ribuan penumpang yang hendak menuju Parungpanjang-Serpong-Kebayoran-Tanahabang-Jakarta Kota hingga sore hari masih menumpuk di Stasiun Rangkasbitung.

Mereka sambil menunggu keberangkatan KA, meskipun PPKA berkali-kali mengumumkan seluruh perjalanan KA dibatalkan.

"Saya menunggu selama sembilan jam, namun tidak ada satu pun KA yang berangkat ke Jakarta," kata Yudi, penumpang KA yang hendak menuju Tanah Abang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau