Pacar Bachdim Bakal "Nonton" Final di Senayan

Kompas.com - 19/12/2010, 21:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Jennifer Jasmin Kurniawan senang dengan keberhasilan Indonesia melaju ke babak final Piala AFF 2010. Pasalnya, keinginannya untuk menonton sang pacar, Irfan Bachdim, berlaga di lapangan rumput untuk membela pasukan "Merah Putih" jadi terlaksana.

"Hebat, timnas Indonesia bakal menang Piala AFF. Dan saya bisa menyaksikannya langsung di dalam stadion. Yiihaaa, selalu dukung timnas," tulis Jennifer dalam bahasa Inggris di akun Twitter-nya, Minggu (19/12/2010) malam. Meski Irfan Bachdim tidak turun pada laga kedua melawan Filipina dalam babak semifinal tadi, Jennifer tampak mengikuti pertandingan.

Selama ini, Jennifer memang rajin mengikuti pertandingan timnas Indonesia pada laga AFF. Ia selalu menyemangati sang kekasih dengan berkirim pesan lewat Twitter. Ia juga mengaku senantiasa berhubungan lewat Skype dengan kekasihnya itu. Beberapa kali Jennifer mengikuti pertandingan Indonesia melawan tim lain melalui situs internet yang menyiarkan televisi Indonesia dan selalu memberikan dukungan untuk timnas Indonesia.

"Garuda didadaku ... Garuda kebanggaanku ... Kuyakin hari ini.. INDONESIA pasti menang !!! Go Indonesia !!!" demikian tulisnya setiap kali Indonesia akan berlaga.

Perempuan berusia 23 tahun itu saat ini tinggal bersama keluarganya di Jerman. Namun, Jennifer yang keturunan Indonesia (ayah) dan Jerman (ibu) berencana berkunjung ke Indonesia pada 22 Desember mendatang atau sebelum laga final Indonesia melawan Malaysia yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 dan 29 Desember mendatang.

Nama Jennifer Jasmin turut populer sejak awal Piala AFF2010. Namanya ikut terkenal sejak Irfan Bachdim yang merupakan pemain keturunan Indonesia dan Belanda memperkuat timnas Indonesia untuk pertama kalinya dalam AFF 2010.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau