Jelang final piala aff

Menpora: Skor Indonesia-Malaysia Tak Jauh dari 5-1

Kompas.com - 20/12/2010, 16:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng mengatakan, tim nasional Indonesia akan tampil prima pada laga final Piala AFF 2010 melawan Malaysia pada 26 Desember dan 29 Desember mendatang. Ketika ditanya prediksi skor, Andi mengatakan, "Jangan berbeda jauh dengan yang dulu."

Pada pertandingan sebelumnya pada penyisihan Grup A, tim "Garuda" berhasil menggilas tim "Harimau Melayu" dengan skor 5-1. Namun, Andi mengingatkan agar para pemain timnas jangan meremehkan timnas Malaysia.

"Mereka sudah berbenah dan memperbaiki diri untuk menghadapi timnas Indonesia. Mereka pasti tidak mau kalah," katanya kepada para wartawan di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/12/2010).

Pada final leg pertama, tim "Garuda" akan bertanding dengan tim "Harimau Melayu" di Kuala Lumpur pada 26 Desember mendatang. Terkait hal ini, Andi mengatakan telah meminta Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Da'i Bachtiar untuk mendapatkan alokasi tiket, baik bagi WNI yang berada di Malaysia maupun WNI di Indonesia yang ingin menonton ke Malaysia dengan biaya sendiri.

"Kami meminta ada alokasi tiket yang cukup. Sebaliknya, kalau nanti suporter Malaysia ke Indonesia, kami siap memberikan alokasi tiket sehingga dua-duanya fair," kata Andi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau