Minyak mentah

Dingin Menggigit, Harga Melejit

Kompas.com - 21/12/2010, 06:15 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com — Harga minyak mentah di New York naik pada Senin (20/12/2010) waktu setempat (Selasa pagi WIB) karena cuaca dingin sekali (ekstrem) melanda Eropa dan Amerika Serikat mendorong harapan meningkatnya permintaan bahan bakar pemanas selama masa liburan Natal. Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Januari, naik 79 sen menjadi 88,81 dollar AS. Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Februari naik 1,07 sen menjadi 92,74 dollar AS per barel di perdagangan London. "Harga minyak mentah naik sedikit lebih tinggi ... karena kondisi beku di Eropa dan timur laut Amerika Serikat meningkatkan permintaan minyak pemanas," kata analis Myrto Sokou di broker Sucden di London.

"Pasar minyak mendapat dukungan lebih lanjut di tengah ketegangan baru di Semenanjung Korea, seperti Korea Selatan meluncurkan latihan live-firing (latihan menembak/perang dengan peluru tajam) dari pulau yang disengketakan hari ini," imbuhnya.

Ribuan wisatawan terdampar bermalam di bandara di seluruh Eropa karena banyak penerbangan dibatalkan pada Senin akibat salju dan es memperpanjang penderitaan perjalanan hanya beberapa hari sebelum Natal. Setelah  gangguan akhir pekan di pusat-pusat utama Eropa, seperti London, Paris, Frankfurt, Amsterdam, dan Brussels, bandara berjuang untuk membersihkan timbunan salju karena para penumpang berusaha mencapai tujuan mereka sebelum 25 Desember.

Harga cenderung naik karena cuaca dingin di Eropa dan timur laut Amerika Serikat terus berlanjut dan cuaca dingin juga diperkirakan melanda Asia tengah dan timur, menurut analis JPMorgan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau