Pesawat Tempur Israel Serbu Gaza

Kompas.com - 21/12/2010, 08:14 WIB

JERUSALEM, KOMPAS.com Pesawat-pesawat tempur Israel melancarkan empat serangan ke Jalur Gaza, Senin (20/12/2010) malam. Dua gerilyawan Palestina dilaporkan terluka, demikian menurut sumber medis Palestina dan saksi mata, Selasa pagi.

Serangan-serangan itu terjadi setelah gerilyawan Palestina menembakkan sembilan mortir ke wilayah Israel selatan, Senin, yang jatuh di lapangan terbuka dan tidak menimbulkan korban, kata pihak militer.

Tiga serangan lainnya ditargetkan ke kota Khan Younis di selatan wilayah yang dikuasai Hamas. Serangan tersebut mencederai dua pejuang, seorang di antara mereka luka serius, kata sumber-sumber itu. Serangan lain terjadi di satu kota di utara dan tidak menyebabkan korban atau kerusakan. Militer Israel tidak membantah atau membenarkan laporan-laporan tersebut.

Dua putaran mortir ditembakkan ke Israel dari Gaza, Minggu, beberapa jam setelah pesawat tempur Israel hari Sabtu malam menghantam Gaza tengah yang menewaskan lima pejuang pada saat mereka diduga akan melancarkan serangan roket, kata militer Israel dan saksi mata.

Serangan tersebut merupakan salah satu serangan paling mematikan sejak Israel menyerbu penguasa Gaza, Hamas, pada Desember 2008-Januari 2009, dengan nama sandi Operasi Cast Lead, yang mengakibatkan 1.400 warga Palestina, sebagian besar penduduk sipil, dan 13 orang Israel, 10 di antaranya serdadu, tewas. Gaza merupakan wilayah bangsa Palestina yang dicaplok Israel dalam perang tahun 1967 yang dikutuk masyarakat internasional. Sejak Operasi Cast Lead, jumlah serangan roket menurun tetapi pihak militer Israel mengatakan, lebih dari 200 roket dan mortir telah ditembakkan oleh gerilyawan Palestina dalam tahun ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau