Kemampuan Visual Anak Autistik Rendah

Kompas.com - 21/12/2010, 08:27 WIB

Kompas.com - Anak-anak autistik memiliki kemampuan visual yang lebih rendah sehingga mereka kesulitan menemukan benda-benda, seperti mencari sepatu di kamarnya atau apel di rak supermarket. Kemampuan visual yang rendah ini bisa menggangu mereka untuk hidup normal.

"Hasil studi terbaru ini menemukan anak autis tidak mampu mencari suatu objek dalam situasi kehidupan nyata dengan efektif. Padahal, kemampuan ini penting agar mereka hidup mandiri," kata tim peneliti dari Universitas Bristol Inggris dalam keterangannya.

Para peneliti melakukan penelitian terhadap 40 anak, separuhnya anak autis, untuk mencari benda target dalam ruangan tes yang digambarkan mirip dengan kehidupan sehari-hari. Sebelumnya anak-anak ini diminta melakukan tes menggunakan komputer atau tes langsung di atas meja.

Berbeda dengan teori yang menyebutkan bahwa anak autis lebih sensitif pada aturan atau sistem, seperti angka, program komputer atau jadwal kereta, ternyata sifat itu tidak muncul dalam penelitian ini. "Mereka justru tidak efisien dan berantakan dalam melakukan pencarian," tulis peneliti.

Padahal dalam penelitian ini benda target diletakkan di satu sisi dalam ruangan sehingga anak-anak itu bisa lebih cepat mencari karena sistem peletakan barangnya terpola.

"Hasil riset ini penting untuk pemahaman kita tentang masalah yang dimiliki para penyandang autisme dalam kesehariannya. Problem yang mereka miliki tidak hanya terbatas pada hidup dan bergaul di dunia sosial. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa mereka mungkin memiliki masalah dengan proses fundamental yang kita semua mengalaminya sepanjang waktu," ungkap  Iain Gilchrist, peneliti dari Universitas  Bristol.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau