3 Ruko Hangus, Miliaran Rupiah Melayang

Kompas.com - 22/12/2010, 05:39 WIB

BENGKULU, KOMPAS.com - Tiga unit rumah toko di Jalan KZ Abidin I, Kota Bengkulu, Selasa (21/12/2010) malam, hangus terbakar.

"Kami mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran dan puluhan petugas untuk memadamkan api yang membakar tiga unit rumah toko yang diperkirakan bernilai miliaran rupiah," kata Kepala Kantor Pemadam Kebakaran Kota Bengkulu Dameri Efendi, Selasa.

Ia mengatakan, meski bisa dipadamkan, namun barang-barang elektronik,  perlengkapan sekolah dan kantor di ketiga ruko itu tidak bisa diselamatkan.

"Proses pemadaman memakan waktu yang cukup lama karena kencangnya tiupan angin sehingga mempercepat kobaran api dan menjalar ke ruko lainnya," katanya.

Selain itu petugas pemadam kebakaran terhambat dengan banyaknya warga yang menonton dan parkir kendaraan di sembarangan tempat sehingga menghalangi laju kendaraan pemadam kebakaran yang akan lewat.

Saksi mata Herman mengatakan, api pertama kali terlihat di ruko  yang menjual perlengkapan sekolah dan kantor. Saat kejadian tiga penghuni ruko terjebak di lantai dua. 

"Kami mengetahui ada yang terjebak api setelah mendengar teriakan meminta tolong dari dalam ruko yang terbakar. Lalu kami segera memanjat ruko dengan tangga dan mendobrak terali besi agar bisa menolong ketiga korban," katanya.

Ia menjelaskan, untuk mengevakuasi ketiga korban yang sudah dikeluarkan dari lantai dua ruko, ketiganya terpaksa terjun dan ditangkap warga yang menunggu di bawah.

"Ketiga korban yang terjebak api tersebut terdiri atas seorang ibu rumah tangga yang berusia 30 tahun dan dua orang anaknya yang berusia lima dan tujuh tahun," katanya.

Ketiga korban tersebut selanjutnya dibawa mengungsi ke rumah keluarganya untuk menenangkan diri. Adapun penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian Bengkulu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau