Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel Inspektur Jenderal Hasyim Irianto, Rabu (22/12), di sela acara penandatanganan kerja sama pendidikan lalu lintas dengan Pemerintah Provinsi Sumsel, mengatakan, jumlah personel dapat ditambah mencapai 1.200 orang.
Hadir dalam acara tersebut Gubernur Sumsel Alex Noerdin dan Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra.
Hasyim mengungkapkan, personel polisi tersebut dikerahkan dalam rangka Operasi Lilin Musi yang diawali dengan gelar pasukan pada hari Kamis ini. Selanjutnya, Operasi Lilin Musi akan berlangsung sampai dua hari setelah Tahun Baru 2011.
Khusus untuk pengamanan hari raya Natal dan Tahun Baru, kata Hasyim, personel polisi akan meningkatkan patroli dan menambah jumlah personel di tempat yang dianggap rawan. ”Mudah-mudahan tidak ada ancaman di Sumsel selama Natal dan Tahun Baru. Sejauh ini kondisi Sumsel cukup aman,” ujarnya.
Khusus tempat-tempat hiburan yang mengadakan acara malam Tahun Baru diimbau menjaga suasana tetap kondusif.
Alex Noerdin seusai melakukan penandatanganan kerja sama berpendapat, pendidikan lalu lintas perlu dimasukkan dalam kurikulum sekolah. Kurikulum lalu lintas akan diberikan mulai dari tingkat SD sampai SMA mulai tahun 2011.
”Pendidikan lalu lintas tidak cukup hanya berupa tatap muka di kelas, tetapi diperlukan praktik. Lebih baik lagi kalau ada film berdurasi pendek dan buku mengenai lalu lintas,” ujarnya.
Alex mengungkapkan, untuk keperluan praktik kurikulum lalu lintas, Kota Palembang sudah memiliki taman lalu lintas yang terdapat di Jakabaring. Taman itu menjadi media pembelajaran yang efektif.
Pada kesempatan itu, Pemprov Sumsel menyerahkan bantuan berupa dua mobil kepada Polda Sumsel.