Cuaca buruk

Ribuan Truk di Merak Masih Menumpuk

Kompas.com - 23/12/2010, 10:34 WIB

MERAK, KOMPAS.com - Ribuan truk yang mengangkut sembako masih menumpuk di area parkir PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan Merak, dan sepanjang jalan Cikuasa Atas, Kamis (23/12/2010).

"Antrean panjang ini terjadi sejak dua hari lalu, dan saya sampai sekarang belum mendapatkan giliran masuk ke kawasan Pelabuhan Merak," kata salah seorang sopir truk pengangkut sembako Marwandi yang ditemui di area parkir Cikuasa Atas Merak.

Menurut dia, antrean panjang kendaraan sampai dua kilometer di jalan Cikuasa Atas Merak terjadi sudah dua hari lamanya. "Kalau saya sudah satu hari tertahan di sini, sedangkan teman-teman lainnya yang sudah mengantre duluan, sudah masuk di kawasan Pelabuhan Merak," katanya.

Hal yang sama dikatakan Firman, sopir truk yang mengangkut pakan ternak. Dirinya baru mendapatkan informasi dari petugas yang mengatur di Cikuasa Atas, antrean kendaraan akan bertambah panjang menjelang Natal.

"Kemungkinan butuh sehari lagi antrean kendaraan yang saat ini ada di Cikuasa Atas Merak bisa diseberangkan, karena di pelabuhan banyak juga kendaraan yang mengantre," katanya.

Kepala Cabang PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Merak Teja Suparna menjelaskan, saat ini pihaknya masih mengoperasikan 20 kapal, dari 28 kapal ferry jenis roll on roll off (ro-ro) yang dipersiapkan.

"Kalau cuacanya memungkinkan, semua armada kapal ro-ro yang tersedia dioperasikan, tapi kalau cuaca buruk, tentunya akan ada kendala dan hambatan dalam pengoperasiannya," kata Teja menjelaskan.

Pantauan dilokasi, kantung parkir di dalam kawasan pelabuhan dipadati oleh truk bermuatan sembako, begitu pula di Cikuasa Atas Merak, antrean truk memanjang sampai dua kilometer.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau