SAMPANG, KOMPAS.com - Dua kecamatan di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, yakni Kecamatan Camplong dan Kecamatan Kota, Kamis (23/12/2010), dilanda hujan debu. Hujan debu tersebut berasal dari erupsi Gunung Bromo.
"Kejadiannya mulai pagi hingga sore hari masih berlangsung," kata Kamaludin, warga Desa Camplong, Kecamatan Camplong, Sampang.
Ada sekitar 12 desa di dua kecamatan di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, yang dilanda hujan debu vulkanik Gunung Bromo. Desa yang mengalami hujan debu itu adalah Desa Tanjung Sejati, Camplong, Taddan, Pamolaan, Batukarang Kecamatan Camplong. Desa lainnya seperti Desa Taddan, Kelurahan Banyuanyar, Gunong Sekar, Karang Dalem, serta Desa Polagan Kecamatan Kota, Sampang juga dilanda hujan debu tersebut.
Pengakuan warga, secara kasat mata debu vulkanik Bromo tidak terlihat, tapi cukup dirasakan oleh warga, khususnya para pengendara sepeda motor.
"Kalau dilihat seperti ini kan tidak ada, tidak seperti hujan rintik-rintik. Tapi coba taruh sepeda anda di halaman selama lima menit saja, lalu lihat debunya," kata Gazali, warga Desa Polagan, Kecamata Kota.
Lantai rumah dan pakaian yang dijemur di halaman warga di desa itu juga terlihat penuh debu berwarna coklat kehitam-hitaman. Abu vulkanik Gunung Bromo tersenyata tidak hanya mengotori rumah-rumah warga, namun juga sejumlah tempat ibadah di wilayah Kecamatan Kota, Sampang.
"Saya sudah tiga kali membersihkan lantai masjid sejak pagi hingga siang," kata takmir masjid di Desa Polagan, Mat Ra’ie.
Hingga Kamis sore tadi, hujan abu vulkanik Gunung Bromo terus hinggap di rumah-rumah warga di wilayah Kecamatan Kota Sampang. Seperti diberitakan sebelumnya, selain di wilayah Kabupaten Sampang, hujan debu juga melanda tujuh kecamatan di Kabupaten Pamekasan dan dua kecamatan di Kabupaten Sumenep.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang