Bom

Kedutaan Swiss dan Cile di Roma Dibom

Kompas.com - 23/12/2010, 22:28 WIB

ROMA, KOMPAS.com — Sebuah paket bom meledak di Kedutaan Besar Swiss dan Cile di Roma, Italia, Kamis (23/12/2010), melukai dua orang pekerja di ruang penerimaan kiriman.

Polisi, pemadam kebakaran, dan penjinak bom memenuhi tempat kejadian di wilayah mewah di utara dari pusat kota Roma itu, yang merupakan tempat sejumlah kedutaan besar asing.

Media Italia mengatakan, korban bom itu seorang pria berusia 53 tahun. "Warga negara Swiss dan dikhawatirkan kehilangan kedua tangannya, meski nyawanya tidak dalam bahaya," kata AFP.

Pihak berwenang mengatakan, pria itu dibawa ke rumah sakit dengan luka di tangan akibat membuka paket kiriman tersebut.

"Duta besar masih berada di tempat kejadian, kedubes masih belum seluruhnya dikosongkan," kata Maurizio Mezzavilla, juru bicara satuan paramiliter polisi Italia, Carabinieri, kepada wartawan.

Ia mengatakan, penjinak bom masih memeriksa gedung tersebut. "Belum ada yang menyatakan bertanggung jawab atas bom tersebut," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Swiss, Lars Knuchel.

Menteri Luar Negeri Italia Franco Frattini langsung mengutuk kejadian tersebut.

"Kami ungkapkan keprihatinan kami kepada duta besar Swiss dan seluruh anggota perwakilan diplomatik, yang menjadi sasaran kekerasan. Kami mengutuk tindakan pengecut tersebut," katanya.

"Kami berharap pegawai kedubes yang terluka agar secepatnya dapat pulih kembali," tambahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau