Leonardo Latih Inter, Galliani Bingung

Kompas.com - 24/12/2010, 01:22 WIB

MILAN, KOMPAS.com - Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani, mengaku bingung dirinya akan bereaksi seperti apa jika Leonado benar-benar akan menjadi pelatih Inter Milan. Galliani tak harus berkata apa karena Leo selama ini merupakan salah satu simbol Milan.

Leonardo menghabiskan lebih dari satu dekade bersama Milan, baik sebagai pemain, Direktur, maupun pelatih. Musim lalu ia menangani Milan menggantikan Carlo Ancelotti. Namun, karier kepelatihannya hanya bertahan setahun karena perselisihan dengan Presiden Silvio Berlusconi.

Media-media Italia memberitakan bahwa Presiden Inter, Massimo Moratti, sudah melakukan pembicaraan intensif dengan pihak Leo. Hal ini tentu saja membuat Galliani frustrasi. "Saya tidak tahu bagaimana reaksi saya jika ini benar-benar terjadi," kata Galliani kepada Sky Italia.

"Dia memiliki sejarah yang sangat penting bersama Milan. Saya ingat betul ketika saya pergi untuk mengontrak Leonardo di Paris (PSG, Red) pada tahun 1997. Ia memiliki karier 13 tahun di Milan," lanjut Galliani.

Galliani juga mengungkapkan alasan pemecatan Leonardo musim lalu. "Tahun lalu hal-hal tidak berjalan baik. Kami seharusnya bisa melakukannya yang lebih baik dari posisi ketiga, tanpa banyak cedera. Ada kesalahpahaman antara Leonardo dan Berlusconi dan saya menyesal akan hal ini," tuntas Galliani.

Hingga kini, jabatan pelatih Inter masih lowong pascaditinggal Rafael Benitez. Nama Leonardo dan Luciano Spaletti adalah nama yang paling difavoritkan media-media Italia sebagai pemimpin baru Wesley Sneijder dan kawan-kawan. (SKY)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau