Terus naiknya harga membuat pedagang di Kudus tidak berani menyimpan cabai terlalu banyak karena pembeli jarang membeli dalam jumlah banyak pula.
Marfuah (25), pedagang Pasar Kliwon, Kudus, mengatakan, harga cabai rawit merah semula
”Sejak sepekan lalu saya mengurangi pembelian cabai rawit merah dari 5 kilogram per hari menjadi 2-3 kilogram per hari. Hal itu saya lakukan karena pembeli sedikit,” kata Marfuah.
Yuliah (57), pedagang Pasar Bitingan, Kudus, menambahkan, harga cabai merah biasa juga
Minimnya pasokan cabai ke pedagang, menurut Nur Sudiyono, petani Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kudus, karena panen tidak bagus. Hujan yang terus terjadi menyebabkan tanaman cabai terserang penyakit.
Produksi cabai merah di Bandung dan Bandung Barat juga anjlok 30 persen akibat kondisi iklim ekstrem dengan curah hujan terlalu tinggi dua pekan ini. Kondisi itu menyebabkan pasokan cabai kepada pedagang di Kota Bandung menyusut saat permintaan masyarakat sedang tinggi.
Di Lembang, Pangalengan, dan Ciwidey, sebagian lahan sayuran, termasuk cabai, gagal panen akibat curah hujan terlalu tinggi. ”Dengan umur tanaman rata-rata dua minggu, yang dibutuhkan adalah banyak sinar matahari. Ini yang membuat tanaman cabai layu dan gugur,” ujar Sutarna (38), petani cabai di Desa Alam Endah, Ciwidey.
Kebun cabai milik Sutarna, misalnya, pada kondisi normal mampu menghasilkan cabai merah keriting berkisar 10 ton per hektar. tetapi kini panenannya turun menjadi 7 ton per hektar.
Petani cabai lainnya di Desa Citere, Pangalengan, Ajat Hermawan (61), mengaku hanya mampu memanen cabai merah sebanyak 3 ton dari setengah hektar lahannya, padahal biasanya biasanya 5 ton.
Seperti di Kudus, berkurangnya produksi juga mengakibatkan terus naiknya harga cabai di Kota Bandung. Di Pasar Kosambi, misalnya, harga cabai merah keriting menjadi Rp 60.000 per kg. Begitu pula cabai rawit hijau, saat ini harganya Rp 50.000 per kg, padahal pekan lalu Rp 20.000.
Menanggapi lonjakan harga cabai, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan meminta masyarakat berhenti dulu memakan cabai. ”Kalau harga cabai naik, hentikan dulu makan cabai. Apalagi cabai kan tak berakibat pada kelaparan,” kata Gubernur.