Yuk Alihfungsikan Peralatan Dapur

Kompas.com - 24/12/2010, 12:49 WIB

KOMPAS.com - Ingin membuat rumah tampil lebih segar dan rapi? Mulailah berbenah dan menata ruang agar lebih indah. Tetapi, jangan asal membuang barang lama, terutama yang berasal dari dapur Anda. Anda tak harus membeli barang baru untuk memberi kesan dan penampilan baru di rumah. Selain untuk menghemat, Anda bisa berkreasi dan mengubah barang lama di dapur untuk menjadi benda layak guna yang tak kalah menarik.

Simak saja tips daur ulang peralatan dapur kreasi Erwin Kuditawati dari Klub Nova berikut ini:

1. Cangkir Cantik
Cangkir cantik koleksi lama Anda masih terpajang manis di lemari? Meski tak bisa digunakan lagi, karena ada bagian yang rusak, cangkir cantik Anda bisa berfungsi sebagai wadah lilin.

Kumpulkan cangkir lama Anda, cuci, lap bersih, lalu keringkan. Julurkan benang bola untuk sumbu ke dalam cangkir. Bagian ujung benangnya diikat pada sebatang kayu, lalu letakkan di cangkir. Pastikan sumbu berada di bagian tengah cangkir. Lelehkan lilin, bisa juga ditambah dengan beberapa tetes aroma terapi kesukaan Anda, tuangkan ke dalam cangkir tadi, lalu bekukan. Lepaskan benang yang diikatkan di kayu, rapikan. Nah, Anda baru saja menyulap cangkir bekas menjadi lilin berwadahkan cangkir cantik.

2. Talenan
Talenan kayu kesayangan di dapur masih berfungsi namun warna yang memudar membuat Anda sungkan menggunakannya? Jangan dulu dibuang, Anda bisa menggunakannya sebagai hiasan dinding multifungsi.

Cuci dan sikat talenan lama Anda, lalu jemur di bawah terik matahari hingga kering. Tempelkan kertas tisu bermotif di atas talenan lalu gunakan teknik servietten. Untuk membuat teknik servietten, siapkan gunting, tisu bermotif, lem dan talenan bahan kayu. Gunting motif pada tisu lalu kelupas tisu dan ambil bagian bermotifnya saja untuk ditempelkan pada talenan. Setelah itu, tempelkan tisu pada permukaan talenan, tekan dengan lembut agar tidak ada udara yang tersisa di bawah tisu. Lakukan dengan hati-hati agar tisu tidak robek. Oleskan lem di atas tisu dan biarkan mengering. Lakukan teknik ini untuk pilihan motif atau gambar pada tisu yang lainnya. Anda seperti membuat kreasi potong tempel pada talenan.

Talenan cantik ini bukan hanya berfungsi sebagai hiasan dinding. Tancapkan beberapa paku kecil pada talenan, lalu gantung talenan cantik di dinding. Anda bisa menggantung kunci, celemek, atau peralatan dapur lainnya di talenan cantik ini.

3. Kukusan dimsum
Anda gemar memasak dimsum? kukusan bekas menanak dimsum bisa dimanfaatkan kembali sebagai wadah menyimpan bawang putih, bawang merah atau bawang bombai. Tambahkan kreativitas Anda dalam wadah bawang dari kukusan dimsum ini. Misalnya dengan mengecat kukusan dengan warna kesukaan.

4. Cake stand
Jangan hanya menyimpan cake stand di lemari. Jika sudah tak digunakan lagi, Anda bisa memindahkan cake stand ke dapur untuk dijadikan wadah minyak zaitun, lada bubuk, garam, saus, kecap asin atau bumbu pelengkap lainnya. Tata rapi bumbu dan letakkan diatas cake stand.

5. Cup mika
Cup mika bekas wadah margarin bisa Anda manfaatkan kembali. Sekaligus Anda bisa mengurangi sampah berbahan plastik bukan? Cuci bersih cup mika, lalu keringkan. Cup mika bekas ini bisa Anda gunakan sebagai cetakan es batu. Freezer akan lebih rapi karena cetakan es dari mika ini bisa ditumpuk jika es sudah membeku.

6. Wadah saus salad

Wadah bekas menyimpan saus salad yang terbuat dari plastik tebal serta bertutup rapat bisa dimanfaatkan kembali. Gunakan wadah bekas ini untuk menyimpan saus sambal atau bawang goreng sebagai bekal ke kantor atau untuk perjalanan jauh.

7. Botol selai
Alih fungsikan botol selai yang sudah tak terpakai. Bersihkan label pada botol selai bekas dengan air. Gunakan wadah bekas berbahan kaca ini untuk menyimpan lada, ketumbar yang sudah disangrai, asam kandis dan lainnya. Berikan label pada setiap bumbu yang disimpan dalam wadah. Bumbu akan tahan lama jika disimpan dengan baik seperti ini.

8. Botol sirup, kecap atau saus
Lukis botol bekas sirup, kecap atau saus dengan cat kaca. Ekspresikan kreativitas Anda di botol kaca ini. Isi botol dengan air lalu tambahkan beberapa kuntum bunga. Kini, Anda memiliki vas bunga cantik kreasi sendiri. Cocok untuk menghiasi meja makan Anda.

Selamat mencoba.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau