Mitsubishi Pasok eK Wagon dari Suzuki

Kompas.com - 24/12/2010, 14:35 WIB

TOKYO, KOMPAS.com Untuk menekan biaya produksi yang makin tinggi, salah satu cara yang ditempuh produsen mobil Jepang adalah mengambil atau memasok model tertentu dari produsen lain. Hari ini, Mitsubishi Motor Corporation (MMC) yang sebelumnya membuat sendiri mobil kecil berukuran tinggi (wagon) dan diberi nama Wxellent Keijid? Sha (eK Wagon)juga dipasok untuk Nissan dengan nama Ottijustru mulai musim semi tahun depan memasoknya dari Suzuki Motor Corporation (SMC).

Model Suzuki yang dibeli Mitsubishi dan dijual dengan merek sendiri itu adalah Solio, mobil kecil tinggi atau model wagon. Padahal, sebelumnya Mitsubishi juga memasok kendaraan yang sama untuk Nissan dengan nama Otti. Mobil ini menggunakan mesin 3 silinder berkapasitas 660 cc.

Menurut Mitsubishi, Suzuki akan mulai memasok Solio pada musim semi 2011. Bagi Mitsubishi, inilah cara mereka dalam menekan biaya agar bisa bersaing. Adapun bagi Suzuki, keberadaan “konsumen” baru ini berarti bisa menekan biaya produksi agar semakin ekonomis. Mobil hanya dipasarkan di Jepang. Ujud eK Wagon saat ini juga tidak berbeda jauh dengan Suzuki Solio.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau