Natal 2010

Italia: Pelaku Anarki Ingin Balas Dendam

Kompas.com - 25/12/2010, 12:06 WIB

ROMA, KOMPAS.com — Pelaku anarki yang mengirimkan paket bom ke Kedutaan Besar Cile dan Swiss di Roma ingin membalas dendam. Kedua negara tersebut dipandang telah menghalangi perjuangan mereka. Hal ini disampaikan pejabat keamanan Italia.

Saat ini, penjinak bom telah dikirim ke kedua kedubes yang berada di jantung negara Italia tersebut. Pegawai kedubes dikatakan takut membuka kiriman paket natal yang dikirimkan.

Kepala Polisi Roma Francesco Tagliente, Jumat (24/12/2010), mengatakan, petugas kepolisian melakukan inspeksi terhadap paket yang dikirimkan ke kedubes tersebut. Bom dikatakan dikirim dari Italia, bukan luar negeri.

Alfredo Mantovano, pejabat Kementerian Dalam Negeri Italia, mengutip pernyataan polisi antiteror, mengatakan bahwa Swiss menjadi sasaran teror karena telah menangkap tiga terduga teroris yang hendak menyerang markas riset IBM, tak jauh dari Zurich, pada April lalu. Sementara itu, Cile menjadi saksi ketika seorang terduga terorisme tewas saat bom yang dimuat di tas ranselnya meledak di Santiago pada 2009.

Media La Stampa melaporkan dari Santiago bahwa seorang warga negara Italia diduga menyokong dana aksi sekelompok pelaku anarki yang menentang gereja dan lembaga keuangan. Pejabat keamanan Italia mengatakan, sekelompok orang yang menamakan diri Informal Anarchist Federation mengaku bertanggung jawab atas peledakan bom tersebut. Mereka memiliki laman di situs jejaring sosial Facebook. Laman tersebut memiliki 35 anggota. (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau