JAKARTA, KOMPAS.com — Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Hamidin mengimbau agar Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menambah jumlah loket penukaran tiket final Piala AFF 2010. "Kalau hanya lima loket seperti kemarin itu tidak bisa, pasti padat sekali," kata Hamidin saat dihubungi wartawan, Senin (27/12/2010).
Menurut rencana, penukaran tiket laga final kedua antara Indonesia dan Malaysia yang akan dilangsungkan, Selasa (28/12/2010) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, dikhawatirkan ricuh seperti saat pembelian tiket. "Kami menyarankan loket ditambah, minimal lima lagi," ujar Hamidin.
Menurut Hamidin, kurangnya loket saat pembelian tiket membuat puluhan ribu pembeli tiket terlalu lama mengantre. Polisi, kata Hamidin, harus bekerja ekstra keras untuk menertibkan para calon penonton.
Menurut Hamidin, setelah dipanggil polisi mengenai kejelasan penjualan tiket, PSSI berjanji untuk menjual 15.000 tiket. Tiket itu dapat dibeli oleh para pengantre saat mereka keluar dari Stadion Utama. "Kalau besok massa masih banyak seperti kemarin, kami sarankan supaya mekanisme penjualannya dengan memasukkan pengantre tiket ke stadion, lalu keluar satu-satu sambil beli tiket," kata Hamidin.
Hamidin mengatakan, dengan mekanisme seperti ini, prosesnya akan berjalan dengan tertib. "Besok ada 400 personel untuk pengamanan. Sebanyak 150 personel dari Polres Jakarta Pusat, sisanya dari Polda Metro Jaya," ujar Hamidin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang