Noviantika Nasution (47) mengaku terkejut saat dirinya dipilih menjadi anggota FIBA Asia. Apalagi, mantan bendahara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini baru melepas jabatannya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi).
”Benar-benar tidak menyangka. Maksud hati ingin pensiun dari pengurus bola basket, tetapi justru sekarang ditunjuk menjadi anggota FIBA Asia. Pekerjaan saya tentu saja akan lebih berat karena cakupan kerjanya bukan cuma nasional, tetapi wilayah Asia,” katanya, akhir pekan lalu.
Noviantika memang akan mendapat pekerjaan berat. Dengan jabatan Women Representative, dia punya kewajiban, salah satunya mengembangkan bola basket putri di Asia, termasuk di Indonesia yang kompetisi bola basket wanitanya sudah bubar. Dia juga harus menyisihkan sebagian waktunya untuk mengikuti rapat di markas Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) Asia di Kuala Lumpur, Malaysia.
Sebagai langkah awal, kata Noviantika, dalam waktu dekat ini dia akan mengumpulkan semua anggota federasi bola basket Asia. Selain ingin menyatukan visi, pertemuan itu akan dimanfaatkan untuk membuat berbagai macam bentuk kerja sama.
”Selain melaksanakan tugas utama, saya juga akan memanfaatkan keberadaan di FIBA Asia untuk kepentingan basket Indonesia,” ujar Noviantika.