Motogp

Stoner Rival Terberat Lorenzo

Kompas.com - 28/12/2010, 03:43 WIB

Roma, Minggu - Juara dunia MotoGP 2010 Jorge Lorenzo menilai, Casey Stoner—yang baru bergabung dengan tim Honda— akan menjadi rival terberatnya pada musim balap 2011.

Kepada media Italia, Gazzetta dello Sport, Minggu (26/12), Lorenzo mengatakan, Honda akan memberikan kepada Stoner motor yang lebih cepat ketimbang motor yang diberikan Ducati kepada Rossi. ”Untuk saat ini, saya mengatakan, Casey atau Honda adalah ancaman terbesar,” kata pebalap andalan Yamaha itu.

Menurut Lorenzo, perusahaan Jepang (Honda) itu jauh lebih unggul dibanding Ducati, tetapi hal itu jika dilandaskan hanya pada uji coba di Valencia.

”Berdasarkan pengalaman, kita harus menunggu balapan pertama tahun depan di Qatar. Motor merah mempunyai potensi besar dan telah ditunjukkan dengan Stoner beberapa tahun terakhir ini,” kata Lorenzo.

Pebalap Spanyol itu meyakini, Stoner akan menjadi pebalap yang lebih tangguh pada waktu mendatang ketimbang Dani Pe- drosa atau Rossi.

”Pedrosa masih kurang dalam balapan sangat ketat, sedangkan Rossi sangat sulit untuk bisa menyusulnya. Batas bagi dia adalah usianya. Dia telah berada di depan selama beberapa tahun dan tidak mudah selalu berada di depan selama itu. Pasti dia mempunyai motivasi lebih besar pada saat ini,” paparnya.

Kekurangan Stoner, menurut Lorenzo, hanyalah konsistensinya yang menyebabkan dia sering jatuh. Akan tetapi, pada saat dia tenang dan fokus, sangat sulit mengalahkannya.

”Dalam pendapat saya, Stoner mempunyai bakat lebih banyak ketimbang lainnya. Cara dia mengemudi sangat impresif, tetapi dia tidak konsisten,” tambah Lorenzo yang juga melihat potensi rekan baru di timnya, Ben Spies, sebagai rivalnya. (*/OKI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau