OTTAWA, KOMPAS.com — Kanada mengundang pemimpin demokrasi Myanmar, Aung San Suu Kyi, berkunjung guna menerima gelar warga negara kehormatan.
Undangan itu disampaikan Perdana Menteri Stephen Harper yang berharap Suu Kyi bersedia datang ke Kanada pada waktu yang tepat.
Hal itu tetap disampaikan meski Suu Kyi saat ini sedang memusatkan perhatian pada demokrasi di Myanmar, yang juga dikenal sebagai Burma.
"Kanada bangga telah bekerja sama dengan Aung San Suu Kyi dan orang-orang yang bekerja untuk demokrasi Burma tahun ini," kata Harper, Senin (27/12/2010), yang berharap bahwa Suu Kyi bersedia menerima sendiri.
Harper minta rezim Myanmar bersedia melakukan dialog inklusif dengan Aung San Suu Kyi serta pemimpin pemerintah dan etnis lainnya guna menjamin masa depan yang lebih baik bagi semua rakyat Burma.
Parlemen Kanada pada 2007 menyebut Suu Kyi sebagai warga kehormatan, gelar bagi orang asing yang hanya diberikan kepada empat orang lainnya: pahlawan holokaus Swedia Raoul Wallenberg, mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela, pemimpin spiritual Tibet Dalai lama dan Aga Khan, pemimpin Muslim Ismaili dunia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang