JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Forum Komunikasi Nelayan Jakarta Tiharom mengatakan, sekitar 30 rumah nelayan di daerah pesisir Marunda Kepu, Jakarta Utara, rusak berat akibat di terjang angin Barat Daya.
"Selama saya di sini belum pernah ada angin dari arah Barat Daya yang sekencang ini, biasanya angin dari Utara," kata Tiharom yang juga nelayan di wilayah Marunda Kepu, Selasa (28/12/2010).
Akibat hantaman angin dari Barat Daya tersebut, sekitar 30 rumah rusak berat terutama atapnya dan bahkan ada yang roboh.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang menimpa warga Marunda Kepu di RT03 dan RT08/RW07 tersebut, namun ada yang mengalami luka-luka.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Angin berhembus kencang dari arah Barat Daya menerjang wilayah itu membuat atap-atap rusak berat dan ada juga rumah yang roboh.
Perumahan di wilayah tersebut, kebanyakan merupakan semi permanen, dengan setengah dari kayu dan bambu sementara setengahnya telah ditembok. Sedangkan atap-atapnya kebanyakan berupa asbes.
Hingga saat ini warga yang rumahnya rusak belum memperbaikinya. "Mereka ada yang mengungsi sementara ke tempat saudara atau tetangganya," katanya.
Sampai saat ini belum ada aparat pemerintah yang datang. "Belum ada mas, hanya RT atau RW," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang