Hujan deras berhari-hari menyusul badai tropis Tasha melintasi Negara Bagian Queensland, pekan lalu, membuat banyak kawasan permukiman dan pertanian kebanjiran dengan curah hujan sampai 27 sentimeter dalam masa 24 jam di beberapa daerah.
Beberapa kota mengalami banjir terburuk mereka dalam 50 tahun, termasuk kota Theodore yang terletak 400 kilometer sebelah barat laut Brisbane, yang sarana transportasi daratnya telah terputus selama dua hari. Sekitar 350 warganya dievakuasi dengan helikopter.
”Menyusul sebuah permintaan dari Queensland, pemerintah menyediakan dua helikopter Blackhawk untuk membantu evakuasi di Theodore,” kata PM Julia Gillard dalam sebuah pernyataan. ”Personel Angkatan Bersenjata Australia bersiap memberikan dukungan lebih lanjut bila diperlukan.”
Menjelang siang, permukaan Sungai Dawson di Theodore naik menjadi 14,59 meter dan terus naik—melewati rekor tahun 1956 pada 14,07 meter—dan sebagian besar kota terendam.
Hal itu mengakibatkan sejumlah seribu orang harus mengungsi. Banjir telah memengaruhi bagian-bagian Queensland tengah dan selatan, dengan lebih dari 100 rumah dan tempat usaha terendam.
Para pejabat mengatakan, walau hujan mulai mereda di beberapa tempat, sejumlah besar air di hulu sungai akan mengalir melewati kota-kota sebelum sampai ke laut. Dan itu membawa ancaman banjir kiriman.
Pemerintah Queensland telah menyatakan beberapa daerah, termasuk Theodore, Chincilla, dan Dalby sebagai zona bencana —sebuah langkah yang memberi polisi wewenang untuk memaksa warga meninggalkan rumah mereka kalau perlu.
Banjir itu diperkirakan telah menyebabkan rusaknya panen senilai lebih dari 400 juta dollar AS di seluruh negara bagian, termasuk panen bunga matahari dan kapas. Adapun sedang krisis itu telah menutup ratusan jalan.
Ini terjadi pada saat tanaman panen itu baru pulih setelah berbulan-bulan kekeringan, kata Brent Finlay, ketua kelompok lobi petani AgForce.
”Tanaman panen itu tampak sangat bagus dua bulan lalu dan itu disapu dari mereka,” kata Finlay. ”Ini adalah tanaman panen yang akan membantu banyak petani pulih setelah kekeringan.”
Pemerintah mengatakan akan memberikan bantuan pada daerah-daerah yang terkena banjir dengan memulihkan infrastruktur yang mendasar, seperti jalan, jembatan, dan sekolah-sekolah.
Polisi telah memperingatkan warga untuk tidak mencoba berkendara melalui jalan-jalan yang tertutup air setelah mereka harus menyelamatkan beberapa orang dari kendaraan-kendaraan—termasuk dua orang dewasa dan dua bocah yang harus berpegang erat-erat pada pohon setelah mobil mereka tersapu banjir. (AFP/AP/DI)