Ancelotti Tak Takut Dipecat

Kompas.com - 29/12/2010, 05:39 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Manajer Chelsea, Carlo Ancelotti, mengaku tak takut dipecat meski tim asuhannya tak pernah menang dalam enam pertandingan Premier League terakhir dan terkapar di posisi kelima dengan 31 poin, atau kalah enam angka dari Manchester United di tempat pertama.

"Klasemen saat ini tidak bagus. Ini adalah kenyataan. Kami harus melakukan yang lebih baik lagi, tapi saya tidak khawatir bakal dipecat. Kami harus tetap fokus dan terus bekerja. Saya lebih khawatir soal kegagalan kami meraih kemenangan dalam  enam pertandingan terakhir. Saya tidak melihat tim ini bermain yang seperti kami inginkan. Ini adalah kekhawatiran utama saya," kata Ancelotti.

"Saya tidak tahu apa yang dipikirkan Roman Abramovich. Jelas ia tidak akan senang saat ini. Saya harus mengambil tanggung jawab saya akan masalah ini. Anda tidak bisa bertanya kepada saya berapa lama ia akan bersabar, tetapi kami harus melakukan yang lebih baik lagi karena Chelsea tidak terbiasa tidak menang dalam lima atau enam pertandingan beruntun,"

"Tahun lalu semua orang akan mengatakan saya telah melakukan pekerjaan yang fantastis. Sekarang mereka mungkin mengatakan sesuatu yang berbeda," lanjutnya.

Ketika ditanya bagaimana pelaung timnya mempertahankan gelar juara, Ancelotti mengatakan: "Saya tidak bisa menjawab pertanyaan tentang titel karena kami telah kehilangan banyak poin. Kami tidak memiliki kemungkinan untuk mengubah banyak pemain, tapi kami mungkin bisa mengubah bentuk permainan. Bagi kami yang terpenting saat ini adalah menang dan memulihkan situasi." (PA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau