SUMEDANG, KOMPAS.com — Bermaksud menghindari jalur pantai utara Jawa yang rusak parah, sejumlah pemudik pada liburan akhir tahun yang akan kembali ke Jakarta malah terjebak jalanan yang juga rusak parah di jalur selatan.
Pengamatan Kompas.com sepanjang Selasa (28/12/2010) hingga Rabu (29/12/2010) dini hari, puluhan kendaraan dari arah Yogya melalui Wangon harus berjalan terseok-seok pada ruas jalan rusak, utamanya antara Wangon hingga Majenang di perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat.
"Yang paling parah tadi antara Karangpucung hingga Wanareja," kata Andri, pengendara dari Wates tujuan Jakarta. Di ruas itu, mobil dan truk hanya bisa melaju 10 km per jam karena badan jalan benar-benar rusak parah.
Aspal terkelupas dan berlubang-lubang, batu-batu bertonjolan merata di semua badan jalan. "Tidak ada yang bisa dipilih," katanya saat ditemui sedang beristirahat menjelang masuk Tol Cileunyi, Sumedang, Rabu pagi ini.
Sebelumnya, menjelang Natal lalu, Kompas.com melintas di jalur Pantura Jabar, kondisinya relatif baik, tetapi selepas Tol Pejagan ke arah Prupuk kondisi jalan berlubang lubang, terutama di pinggir Kali Tanjung.
Selepas itu kondisi jalan umumnya baik. Informasi dari sejumlah pemudik yang melintasi jalur Pantura Jateng dari Brebes-Tegal-Pekalongan dalam kondisi rusak parah sehingga menyebabkan kemacetan panjang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang