Myasnikovich, PM Baru Belarusia

Kompas.com - 29/12/2010, 14:30 WIB

MINSK, KOMPAS.com — Mikhail Myasnikovich dipilih sebagai perdana menteri baru Belarusia, kata dinas pers kepresidenan, Selasa (28/12/2010). Myasnikovich, yang sampai saat ini menjabat sebagai Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional, menggantikan Sergei Sidorsky yang pemerintahnya mengundurkan diri menyusul pemilihan umum nasional pada 19 Desember yang memilih Alexander Lukashenko sebagai presiden keempat negara tersebut.

Lukashenko juga memilih Vladimir Semashko (wakil perdana menteri pertama) sebagai deputi perdana menteri, selain Anatoly Tozik, Valery Ivanov dan Alexander Kalinin juga sebagai wakil perdana menteri lainnya. Komisi Pemilu Pusat Belarusia sebelumnya secara resmi mengumumkan bahwa Presiden Alexander Lukashenko memenangkan pemilihan presiden pada 19 Desember.

Menurut hasil akhir perhitungan suara, Lukashenko meraih 79,65 persen suara, sedangkan pesaing terdekatnya Andrei Sannikov mendapat 2,43 persen. "Pemilihan diakui sebagai sah. Alexander Lukashenko yang dipilih sebagai Presiden Belarusia," kata komisi itu dalam sebuah pernyataan.

Upacara pelantikan secara resmi akan diadakan pada 4 Januari, kata Lidya Yermoshina, yang mengepalai Komisi Pemilihan Pusat. Namun, dia mengatakan, tanggal tersebut belum dikonfirmasi oleh kantor kepresidenan.

Lukashenko (56) telah memerintah Belarusia dengan tongkat besi sejak 1994 dan telah dijuluki oleh Amerika Serikat sebagai "diktator terakhir Eropa" atas pelarangannya terhadap oposisi dan perbedaan pendapat. Pemantau internasional mengatakan pemilu itu "cacat".

Lebih dari 600 orang ditahan di ibu kota Belarusia dalam penumpasan polisi terhadap demonstran setelah pemilihan presiden yang oposisi katakan telah dicurangi itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau